Adaptasi dan Validasi Kultural Skala Paediatric Palliative Screening (PaPaS): Menuju Deteksi Dini Kebutuhan Perawatan Paliatif Anak di Indonesia = Cultural Adaptation and Validation of the Paediatric Palliative Screening (PaPaS) Scale: Towards Early Detection of Children’s Palliative Care Needs in Indonesia (


JUMRIANI, JUMRIANI (2026) Adaptasi dan Validasi Kultural Skala Paediatric Palliative Screening (PaPaS): Menuju Deteksi Dini Kebutuhan Perawatan Paliatif Anak di Indonesia = Cultural Adaptation and Validation of the Paediatric Palliative Screening (PaPaS) Scale: Towards Early Detection of Children’s Palliative Care Needs in Indonesia (. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
R012241053-BxfhmvkE0MaUY89I-20260519182246.png

Download (190kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R012241053-1-2.pdf

Download (509kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241053-dp.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R012241053-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2028.

Download (15MB)

Abstract (Abstrak)

JUMRIANI. Adaptasi dan Validasi Kultural Skala Paediatric Palliative Screening (PaPaS): Menuju Deteksi Dini Kebutuhan Perawatan Paliatif Anak di Indonesia (dibimbing oleh Suni Hariati dan Kadek Ayu Erika) Pendahuluan: Kebutuhan perawatan paliatif anak dengan penyakit kronik dan mengancam jiwa belum teridentifikasi secara optimal. Skrining dini yang objektif dan terstandar diperlukan untuk mengenali kebutuhan paliatif anak secara tepat waktu. Skala PaPas merupakan instrumen skrining yang telah digunakan secara internasional, namun belum tersedia dalam versi Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi secara lintas budaya, serta menguji validitas dan reliabilitas skala PaPaS versi Bahasa Indonesia. Metode: Desain penelitian cross cultural terdiri atas 6 langkah: (1) forward translation; (2) sintesis I; (3) back translation; (4) sintesis II; (5) pilot testing; (6) tes psikometrik. Penerjemahan dilakukan oleh 2 penerjemah tersertifikasi dan 1 kesehatan. Sembilan ahli berpartisipasi dalam content validity, dan 10 perawat di populasi sasaran terlibat dalam pilot testing. Sebanyak 305 pasien anak dengan penyakit yang berpotensi membutuhkan perawatan paliatif terlibat tes psikometrik yang tersebar di 5 rumah sakit. Hasil: Tiga hasil forward translation berbeda pada 4 domain dan 10 item sehingga dilakukan diskusi oleh tim peneliti sampai konsensus. Pilot Testing pada 9 ahli untuk content validity menunjukkan nilai I-CVI (0,89–1) dan S-CVI (0,99–1). Face validity menunjukkan tingkat keterpahaman yang tinggi dengan percent agreement keseluruhan sebesar 97%. Nilai korelasi item terhadap skor total berkisar antara 0,683 hingga 0,928, yang berarti seluruh item memiliki hubungan yang kuat dengan konstruk yang diukur. Hasil CFA menunjukkan bahwa model awal belum memiliki kesesuaian yang optimal. Setelah transformasi data menggunakan square root transformation, diperoleh perbaikan indeks kesesuaian model dengan nilai CFI = 0,978, TLI = 0,964, SRMR = 0,059, dan RMSEA = 0,075. Reliabilitas antarpenilai menunjukkan tingkat yang sangat baik (ICC = 0,834), meskipun konsistensi internal pada beberapa domain masih belum optimal.. Kesimpulan: Skala PaPaS versi Bahasa Indonesia valid dan reliabel sebagai alat skrining kebutuhan perawatan paliatif pada anak dan berpotensi mendukung identifikasi kebutuhan paliatif secara dini dan terstruktur dalam praktik keperawatan anak di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: paliatif anak; skrining; perawatan paliatif; adaptasi lintas budaya; validasi psikometrik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:28
Last Modified: 09 Sep 2026 06:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57562

Actions (login required)

View Item
View Item