Hubungan Kekuatan Genggaman dan Hand-Eye Coordination terhadap Risiko Jatuh pada Lanjut Usia di Puskesmas Sudiang Kota Makassar = The Relationship between Handgrip Strength and Hand-Eye Coordination with Fall Risk among Older Adults at Puskesmas Sudiang, Makassar


W.R, VALENTINA. (2026) Hubungan Kekuatan Genggaman dan Hand-Eye Coordination terhadap Risiko Jatuh pada Lanjut Usia di Puskesmas Sudiang Kota Makassar = The Relationship between Handgrip Strength and Hand-Eye Coordination with Fall Risk among Older Adults at Puskesmas Sudiang, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
R021221055-oZ6AMTvCHcmDEUNn-20260604104854.jpg

Download (416kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R021221055-1-2.pdf

Download (631kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021221055-dp.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of Fulltex] Text (Fulltex)
R021221055-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Risiko jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan yang krusial pada lanjut usia karena dapat menyebabkan terjadinya cedera serta penurunan kualitas hidup. Beberapa penelitian sebelumnya hanya berfokus pada keseimbangan dan kekuatan otot tungkai bawah, padahal kejadian jatuh bersifat multifaktorial. Tingginya risiko jatuh pada lanjut usia berkaitan dengan penurunan fungsi neuromuskular, khususnya kekuatan otot dan koordinasi gerak. Kekuatan genggaman sebagai indikator kekuatan otot secara umum, serta hand-eye coordination sebagai representasi kontrol motorik berpotensi memengaruhi stabilitas dan kontrol gerak, namun peran keduanya sering diabaikan dalam meningkatkan risiko jatuh. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan genggaman dan hand-eye coordination terhadap risiko jatuh pada lanjut usia di Puskesmas Sudiang, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel dalam penelitian ini adalah 127 lanjut usia yang dipilh menggunakan purposive sampling. Pengukuran kekuatan genggaman dilakukan menggunakan handgrip dynamometer, hand-eye coordination menggunakan box and block test (BBT), dan risiko jatuh dinilai menggunakan Modified Indonesian Fall Risk Assessment Tool (M-IFRAT). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Somers’d untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan genggaman dengan risiko jatuh (p = 0,000; r = -0,373) dan terdapat hubungan antara hand-eye coordination dengan risiko jatuh (p = 0,000; r = -0,485). Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan genggaman dan hand-eye coordination dengan risiko jatuh pada lanjut usia di Puskesmas Sudiang, Kota Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kekuatan genggaman; koordinasi mata-tangan; risiko jatuh; lanjut usia; kontrol neuromuskular.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Sep 2026 02:06
Last Modified: 09 Sep 2026 02:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57545

Actions (login required)

View Item
View Item