IDENTIFIKASI ZONA POTENSI AIR TANAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED OVERLAY = IDENTIFICATION OF GROUNDWATER POTENTIAL ZONES BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEMS IN MAKASSAR CITY USING THE WEIGHTED OVERLAY METHOD


IRWAN, HARIANTO (2026) IDENTIFIKASI ZONA POTENSI AIR TANAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED OVERLAY = IDENTIFICATION OF GROUNDWATER POTENTIAL ZONES BASED ON GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEMS IN MAKASSAR CITY USING THE WEIGHTED OVERLAY METHOD. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
H061211073-7fK9UizpNv2ecQC3-20260302143813.jpg

Download (389kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
H061211073-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
H061211073-dp.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
H061211073-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Ketersediaan air tanah merupakan aspek penting dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di Kota Makassar yang mengalami pertumbuhan penduduk dan ekspansi wilayah terbangun yang pesat. Variasi kondisi geomorfologi, geologi, jenis tanah, curah hujan, dan tutupan lahan secara signifikan memengaruhi kemampuan lahan dalam menyerap dan menyimpan air, sehingga diperlukan analisis spasial yang akurat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan zona potensi air tanah di Kota Makassar menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pendekatan Weighted Overlay.Metode Weighted Overlay efektif mengintegrasikan lima parameter fisik yang memengaruhi proses infiltrasi dan recharge air tanah. Parameter yang dianalisis dan dibobotkan adalah: kemiringan lereng (40%), tutupan lahan (29%), geologi (15%), jenis tanah (11%), dan curah hujan (5%). Data spasial utama yang digunakan meliputi citra satelit dan DEMNAS. Hasil pemetaan potensi divalidasi dengan pengukuran kedalaman air tanah di 149 titik sumur bor yang tersebar di 14 kecamatan.Hasil analisis spasial membagi potensi menjadi empat kategori. Zona potensi Tinggi ditemukan paling dominan, mencakup luas 10.049,88 hektar (57,52%), diikuti oleh potensi Sangat Tinggi sebesar 2.855,08 hektar (16,34%). Faktor kemiringan lereng (0–8% atau datar hingga landai) terbukti menjadi penentu utama karena perannya mengontrol laju infiltrasi. Potensi tinggi berkorelasi kuat dengan kombinasi lereng landai, litologi dan jenis tanah yang permeabel, serta tutupan lahan yang mendukung peresapan. Validasi lapangan menunjukkan kesesuaian antara peta potensi dengan kondisi kedalaman sumur yang dangkal. Metode Weighted Overlay terbukti efektif dalam memetakan potensi air tanah. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan strategis bagi pemerintah daerah dalam perencanaan konservasi air tanah dan pengembangan strategi pemanfaatan berkelanjutan di Kota Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Potensi air tanah, SIG, Weighted Overlay, Makassar, Infiltrasi.
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 09 Sep 2026 01:19
Last Modified: 09 Sep 2026 01:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57533

Actions (login required)

View Item
View Item