RIZALDI, REYNOLD (2026) APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 2D KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI INTRUSI AIR LAUT PADA AKUIFER DANGKAL DI DESA KABBA, KECAMATAN MINASA TE’NE, KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN=Application of the 2D Geoelectrical Resistivity Method with Wenner–Schlumberger Configuration to Identify Seawater Intrusion in a Shallow Aquifer in Kabba Village, Minasa Te’ne District, Pangkep Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H061211054-PqQRN418DyxSKBac-20260311133346.jpg
Download (158kB)
H061211054-1-2.pdf
Download (2MB)
H061211054-dp.pdf
Download (88kB)
H061211054-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Peningkatan kebutuhan terhadap air tanah dapat mengakibatkan penurunan muka air tanah secara signifikan. Penurunan ini tidak hanya berdampak pada berkurangnya jumlah ketersediaan air, tetapi juga berpengaruh terhadap penurunan kualitas air tanah. Salah satu dampak kualitas yang paling serius adalah terjadinya intrusi air laut, yaitu masuknya air asin ke dalam akuifer dan menggantikan air tawar akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dan mendeteksi indikasi intrusi air laut di Desa Kabba’, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menggunakan metode geolistrik resistivitas dua dimensi (2D). Akuisisi data dilakukan dengan metode Electrical Resistivity Tomography (ERT). Data resistivitas semu hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak RES2DINV untuk memperoleh model resistivitas sebenarnya. Hasil pengolahan menunjukkan rentang nilai resistivitas berkisar antara < 5 Ωm hingga > 100 Ωm. Zona dengan resistivitas sangat rendah (< 5 Ωm) diinterpretasikan sebagai lapisan jenuh air dengan salinitas tinggi yang mengindikasikan intrusi air laut. Nilai resistivitas rendah hingga sedang (5–30 Ωm) diinterpretasikan sebagai material lempung atau pasir lanau, sedangkan resistivitas tinggi (> 50 Ωm) diasosiasikan dengan material lebih kompak atau batuan dasar. Sebaran resistivitas menunjukkan adanya penetrasi air laut ke arah daratan pada kedalaman tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode geolistrik resistivitas 2D efektif untuk mendeteksi intrusi air laut dan menggambarkan kondisi bawah permukaan secara non-destruktif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | geoelectrical, 2D resistivity, seawater intrusion |
| Subjects: | Q Science > QE Geology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:21 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57531 |
