Rahma, Rahma (2026) PENERAPAN REGRESI HURDLE NEGATIVE BINOMIAL DENGAN SELEKSI VARIABEL BACKWARD ELIMINATION PADA DATA TETANUS NEONATORUM DI INDONESIA=Application of Negative Binomial Hurdle Regression with Backward Elimination Variable Selection on Neonatal Tetanus Data in Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H051191067-cover.pdf
Download (583kB)
H051191067-1-2.pdf
Download (2MB)
H051191067-dp.pdf
Download (375kB)
H051191067-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Rahma. Penerapan Regresi Hurdle Negative Binomial Dengan Seleksi Variabel Backward Elimination Pada Data Tetanus Neonatorum di Indonesia (dibimbing oleh Dr. Andi Kresna Jaya, S.Si., M.Si). Latar Belakang. Tetanus neonatorum merupakan penyakit infeksi akut pada bayi usia 0–28 hari yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani dan masih ditemukan di beberapa wilayah Indonesia. Faktor yang diduga mempengaruhi kasus tetanus neonatorum di Indonesia yaitu imunisasi TT1 dan TT2+ pada ibu hamil, imunisasi TT5 pada wanita usia subur, kunjungan antenatal empat kali, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Data kasus tetanus neonatorum berbentuk data hitungan (count data) dengan karakteristik banyak nilai nol (excess zeros) serta kecenderungan overdispersi, sehingga memerlukan pendekatan pemodelan yang sesuai. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani kondisi tersebut adalah regresi Hurdle Negative Binomial. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh estimasi parameter model Regresi Hurdle Negative Binomial menggunakan metode MLE dengan seleksi variabel Backward Elimination dan faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan pada data kasus tetanus neonatorum di Indonesia. Metode. Penelitian ini menggunakan metode MLE dengan seleksi variabel Backward Elimination. Hasil. Variabel yang berpengaruh secara signifikan pada jumlah kasus tetanus neonatorum di Indonesia adalah Presentase cakupan imunisasi TT1 pada ibu hamil (X_1) , Presentase cakupan imunisasi TT2+ pada ibu hamil (X_2), Presentase cakupan imunisasi TT5 pada wanita usia subur (X_3) dan Presentase cakupan kunjungan antenatal empat kali (X_4). Kesimpulan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa cakupan imunisasi dan pelayanan antenatal merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan tetanus neonatorum di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Hurdle Negative Binomial, MLE, Backward Elimination, Excess Zeros, Tetanus Neonatorum. |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Statistika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 05:56 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 05:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57503 |
