FADHILAH, NURUL (2026) Green Synthesis dan Karakterisasi Nanopartikel Aluminium Oksida (Al2O3) dari Limbah Aluminium foil Menggunakan Ekstrak Alga Merah (Eucheuma cottonii) serta Aplikasinya sebagai Antibakteri=Green Synthesis and Characterization of Aluminium Oxide (Al2O3) Nanoparticles from Aluminium foil Waste Using Red Algae (Eucheuma cottonii) Extract and Their Application as Antibacterial Agents. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031211020-M6FYaXqWmndZb3kl-20260227141048.jpg
Download (35kB)
H031211020-1-2.pdf
Download (253kB)
H031211020-dp.pdf
Download (197kB)
H031211020-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Daur ulang limbah aluminium melalui sintesis nanopartikel menawarkan solusi penting untuk masalah lingkungan. Namun, ketidakefisienan dan sifat merusak lingkungan dari sintesis konvensional menuntut pendekatan green synthesis berkelanjutan dengan menggunakan ekstrak Eucheuma cottonii Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis, mengkarakterisasi, dan menguji aktivitas antibakteri Al2O3-NP. Metode. Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yakni: 1) ekstraksi Eucheuma cottonii; 2) uji fitokimia; 3) pembuatan larutan prekursor; 4) green synthesis Al2O3-NP dengan perbandingan 1:1 dan 1:2; 5) karakterisasi nanopartikel; dan 5) uji aktivitas antibakteri. Hasil. Ekstraksi Eucheuma cottonii berhasil dilakukan dan memperkuat potensi ekstrak sebagai agen pelapis alami. Hasil uji fitokimia mengandung flavonoid dan saponin. Nanopartikel Al2O3 dari variasi perbandingan ekstrak terhadap prekursor 1:1 (EcAl-11) dan 1:2 (EcAl-12) yang diperoleh berturut-turut adalah 2,8571 g dan 3,6473 g. Analisis UV-Vis menunjukkan puncak serapan pada panjang gelombang 189 nm. Analisis XRD mengonfirmasi fasa γ-Al₂O₃ dengan bentuk kristal Face Centered Cubic dengan ukuran partikel rata-rata 3,05 nm (EcAl-11) dan 4,95 nm (EcAl-12). Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus Al-OH yang memvalidasi keberadaan Al2O3. Analisis SAA menunjukkan bahwa EcAl-11 memiliki luas permukaan spesifik yang lebih tinggi dari EcAl-12. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menunjukkan bahwa EcAl-11 dan EcAl-12 memiliki zona hambat yang tidak berbeda jauh dan termasuk kategori sedang. Kesimpulan. Nanopartikel Al2O3 berhasil disintesis melalui metode green synthesis dengan memanfaatkan limbah aluminium foil sebagai prekursor logam Al dengan ekstrak Eucheuma cottonii sebagai capping agent alami, dan menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram-negatif maupun Gram-positif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biosintesis, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, γ-Al2O3 |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 06:51 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 06:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57436 |
