AZIS, ANINGTRIA IZMAH ANANDA (2026) Pengaruh Buffer Basa dalam Sintesis Dan Karakterisasi Nanopartikel MnO2 Dengan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa) Serta Uji Aktivitasnya Sebagai Antibakteri=The Effect of Base Buffer in the Synthesis and Characterization of MnO2 in Ketapang Leaf Extract (Terminalia Catappa) and Activity Test as Antibacterial. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H031211003-tumw3h1gRZY98XEK-20260306121408.jpg
Download (336kB)
H031211003-1-2.pdf
Download (335kB)
H031211003-dp.pdf
Download (240kB)
H031211003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2028.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang melimpah, salah satunya adalah tumbuhan ketapang. Daun ketapang banyak sekali mengandung senyawa metabolit sekunder utamanya tanin yang berfungsi sebagai bioreduktor pada sintesis nanopartikel. Pengaruh buffer basa pada sintesis nanopartikel sangat signifikan karena pH larutan memengaruhi kinetika reduksi ion prekursor, ukuran, morfologi, dan stabilitas nanopartikel. Medium basa cenderung mempercepat reduksi ion logam serta meningkatkan ionisasi gugus stabilisator, sehingga menghasilkan nanopartikel dengan ukuran dan distribusi yang berbeda dibandingkan pH netral atau asam. Selain itu, buffer tidak hanya menjaga pH, tetapi juga dapat bertindak sebagai agen reduksi dan penstabil, memengaruhi bentuk dan monodispersitas nanopartikel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk Menentukan potensi ekstrak air daun ketapang dalam sintesis MnO2 dengan penambahan buffer basa. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan optimasi buffer pH dari KMnO4 menggunakan spektrofotometer UV-Vis, mengkarakterisasi hasil nanopartikel MnO2, dan Uji aktivitas antibakteri. Hasil. Nanopartikel MnO2 berbentuk bulat tidak beraturan dengan ukuran lebih dari 100 nm. Selama proses reduksi KMnO4 menjadi MnO2 terjadi pembentukan polimer yang berada pada panjang gelombang 400 nm. Hasil uji menunjukkan bahwa MnO memiliki aktivitas antibakteri sedang dengan zona hambat tertinggi sebesar 10,15 nm terhadap Staphylococcus aureus. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun ketapang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku biosintesis MnO2 dengan pengaruh buffer pH basa yang memiliki aktivitas antibakteri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biosintesis, buffer basa, daun ketapang, nanopartikel MnO2, pH. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 06:49 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 06:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57434 |
