Pengaruh Indeks Massa Tubuh Dan Penetapan Nilai DRL Lokal Berdasarkan Nilai Dosis Pasien Pada Pemeriksaan CT Toraks Dewasa=The Effect Of Body Mass Index And Establishment Of Local DRL Values Based On Patient Dose In Adult CT Thorax Examinations


ZAHRA, NURMAULIDA FATIMAH (2026) Pengaruh Indeks Massa Tubuh Dan Penetapan Nilai DRL Lokal Berdasarkan Nilai Dosis Pasien Pada Pemeriksaan CT Toraks Dewasa=The Effect Of Body Mass Index And Establishment Of Local DRL Values Based On Patient Dose In Adult CT Thorax Examinations. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
H021221072-QBboNry4vjwJ0qmK-20260305144511.jpg

Download (339kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
H021221072-1-2.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
H021221072-dp.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
H021221072-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pemeriksaan Computed Tomography (CT) toraks merupakan modalitas pencitraan yang sering digunakan dalam praktik klinis, namun melibatkan paparan radiasi pengion dengan dosis relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai Diagnostic Reference Level (DRL) lokal serta menganalisis pengaruh IMT terhadap nilai Computed Tomography Dose Index volume (CTDIvol) dan Dose Length Product (DLP) pada pemeriksaan CT toraks dewasa. Penelitian ini menggunakan data pasien CT toraks non-kontras periode September hingga Desember 2025. Data dikelompokkan berdasarkan kategori IMT. Nilai typical dose ditetapkan berdasarkan persentil ke-50, dan DRL lokal ditetapkan berdasarkan persentil ke-75. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan nilai CTDIvol seiring meningkatnya kategori IMT, dengan rata-rata CTDIvol meningkat dari 1,98 mGy pada pasien underweight menjadi 5,67 mGy pada pasien overweight. Variasi nilai DLP tidak sepenuhnya bersifat linier terhadap IMT karena dipengaruhi pula oleh panjang daerah pemindaian. Nilai typical dose diperoleh sebesar 3,69 mGy untuk CTDIvol dan 146 mGy·cm untuk DLP, sedangkan nilai DRL lokal ditetapkan sebesar 4,78 mGy untuk CTDIvol dan 184 mGy·cm untuk DLP, seluruhnya berada di bawah nilai Indonesian Diagnostic Reference Level (I-DRL) yang ditetapkan oleh BAPETEN. IMT berpengaruh terhadap variasi dosis radiasi pada pemeriksaan CT toraks dewasa, terutama terhadap nilai CTDIvol, sementara hubungan IMT dan DLP tidak selalu linier. Nilai DRL lokal yang diperoleh dapat digunakan sebagai acuan optimisasi dosis dan evaluasi praktik klinis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: dosis radiasi, CT toraks, indeks massa tubuh, CTDIvol, DLP.
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 Sep 2026 06:45
Last Modified: 04 Sep 2026 06:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57425

Actions (login required)

View Item
View Item