Pengaruh Pemberian Ekstrak Moringa oleifera terhadap Kadar Tumor Necrosis Faktor Alpha, Kadar Interleukin 10, Kadar Superoxide Dismutase, Kadar Glial Fibrilary Acidic Protein, dan Gambaran Histopatologi Otak pada Tikus Sprague Dawley yang Mengalami Cedera Otak Traumatik = The Effect of Moringa oleifera Extract Administration on Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α) Levels, Interleukin-10 (IL-10) Levels, Superoxide Dismutase (SOD) Levels, Glial Fibrillary Acidic Protein (GFAP) Levels, and Brain Histopathological Findings in Sprague Dawley Rats with Traumatic Brain Injury


MALELAK, ELRIC BRAHM (2026) Pengaruh Pemberian Ekstrak Moringa oleifera terhadap Kadar Tumor Necrosis Faktor Alpha, Kadar Interleukin 10, Kadar Superoxide Dismutase, Kadar Glial Fibrilary Acidic Protein, dan Gambaran Histopatologi Otak pada Tikus Sprague Dawley yang Mengalami Cedera Otak Traumatik = The Effect of Moringa oleifera Extract Administration on Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α) Levels, Interleukin-10 (IL-10) Levels, Superoxide Dismutase (SOD) Levels, Glial Fibrillary Acidic Protein (GFAP) Levels, and Brain Histopathological Findings in Sprague Dawley Rats with Traumatic Brain Injury. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C013231003-nftGQ6ley0oaiPLp-20260603081136.jpg

Download (344kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C013231003-1-2.pdf

Download (952kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C013231003-dp.pdf

Download (703kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C013231003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 May 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

ELRIC BRAHM MALELAK. Pengaruh Pemberian Ekstrak Moringa oleifera terhadap Kadar Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α), Kadar Interleukin-10 (IL-10), Kadar Superoxide Dismutase (SOD), Kadar Glial Fibrillary Acidic Protein (GFAP), dan Gambaran Histopatologis Otak Pada Tikus Sprague Dawley yang Mengalami Cedera Otak Traumatik (dibimbing oleh Andi Asadul Islam dan Willy Adhimarta) Pendahuluan: Cedera otak traumatik merupakan kondisi neurologis dengan angka kejadian tinggi yang ditandai oleh aktivasi inflamasi dan stres oksidatif sebagai mekanisme utama cedera sekunder. Proses ini melibatkan peningkatan TNF-α, aktivasi astrosit, serta ketidakseimbangan sistem antioksidan yang memperburuk kerusakan jaringan otak. Tujuan: Menilai pengaruh ekstrak Moringa oleifera terhadap biomarker inflamasi (TNF-α), antiinflamasi (IL-10), stres oksidatif (SOD), aktivasi glial (GFAP), serta hubungannya dengan gambaran histopatologi pada model cedera otak traumatik. Metode: Penelitian eksperimental in vivo menggunakan tikus Sprague Dawley yang dibagi menjadi kelompok Moringa, MLC901, dan kontrol. Pengukuran biomarker dilakukan pada hari ke-0, 1, 7, dan 14, diikuti evaluasi histopatologi jaringan otak. Analisis statistik digunakan untuk menilai perbedaan antar kelompok, efek waktu, serta korelasi antara biomarker dan derajat kerusakan jaringan. Hasil: Tidak ditemukan perbedaan bermakna pada hari ke-0 dan ke-1 (p>0,05), sedangkan perubahan signifikan muncul pada hari ke-7 dan menjadi kuat pada hari ke-14 (p<0,001). Kelompok Moringa menunjukkan penurunan TNF-α (~173 pg/mL) dan GFAP (~107 pg/mL), serta peningkatan IL-10 dan SOD secara bermakna. MLC901 menunjukkan penurunan TNF-α yang lebih besar dibanding Moringa. Terdapat korelasi kuat antara biomarker dan skor histopatologi (r=0,792–0,863; p<0,001), meskipun tidak ditemukan perbedaan histopatologi bermakna antar kelompok. Pembahasan: Efek neuroprotektif Moringa terjadi melalui modulasi inflamasi dan stres oksidatif yang bersifat time-dependent. Diskrepansi antara biomarker dan histopatologi menunjukkan bahwa biomarker memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam mendeteksi perubahan awal dibandingkan perubahan struktural jaringan. Kesimpulan: Moringa oleifera berpotensi sebagai agen neuroprotektif melalui mekanisme antiinflamasi dan antioksidan, terutama pada fase subakut hingga kronik cedera otak traumatik. Kata kunci: cedera otak, inflamasi, Moringa oleifera, neuroproteksi, stres oksidatif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: cedera otak, inflamasi, Moringa oleifera, neuroproteksi, stres oksidatif
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Budidaya Laut Dan Pantai
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Sep 2026 06:23
Last Modified: 04 Sep 2026 06:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57400

Actions (login required)

View Item
View Item