Kontribusi Pola Asuh Otoritatif yang Dipersepsikan terhadap Regulasi Emosi Remaja Akhir di Kota Makassar = The Contribution of Perceived Authoritative Parenting Style to Emotional Regulation Among Late Adolescents in Makassar


VERONICA, ANITA (2025) Kontribusi Pola Asuh Otoritatif yang Dipersepsikan terhadap Regulasi Emosi Remaja Akhir di Kota Makassar = The Contribution of Perceived Authoritative Parenting Style to Emotional Regulation Among Late Adolescents in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C021191043-xqHsfUW5SlVQnCJO-20260603111857.jpg

Download (328kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C021191043-1-2.pdf

Download (257kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C021191043-dp.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C021191043-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 May 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Regulasi emosi merupakan kemampuan krusial bagi remaja akhir dalam menghadapi tuntutan perkembangan yang semakin kompleks dan berpotensi menimbulkan konflik emosional. Strategi regulasi emosi yang tidak adaptif dalam menghadapi tuntutan tersebut dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Meskipun keterlibatan langsung orang tua mulai berkurang pada masa remaja, lingkungan keluarga tetap berperan dalam perkembangan emosional remaja. Pola asuh otoritatif dipandang sebagai salah satu pola asuh yang efektif dalam mendukung regulasi emosi. Namun, pemahaman mengenai hubungan pola asuh dan regulasi emosi belum sepenuhnya merepresentasikan keanekaragaman budaya di Indonesia, khususnya wilayah Indonesia Timur. Selain itu, penelitian yang menggunakan perspektif anak dalam menilai pola asuh masih relatif terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pola asuh otoritatif yang dipersepsikan terhadap kemampuan regulasi emosi remaja akhir di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, melibatkan 178 remaja akhir (usia 17–21 tahun) di Kota Makassar yang dipilih melalui convenience sampling. Instrumen yang digunakan, Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ) dan Emotion Regulation Questionnaire for Children and Adolescents (ERQ-CA). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan regulasi emosi remaja akhir (p = 0,000) dengan kontribusi sebesar 9,8%. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin otoritatif pola asuh yang dipersepsikan remaja, maka semakin baik kemampuan regulasi emosi. Kesimpulan. Terdapat kontribusi pola asuh otoritatif yang dipersepsikan terhadap regulasi emosi remaja akhir. Internalisasi nilai-nilai pola asuh dengan menerapkan kehangatan, otonomi dan demokratis, menjadi landasan remaja untuk meregulasi emosi secara lebih adaptif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pola asuh otoritatif; Regulasi emosi; Remaja akhir; Makassar.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Sep 2026 05:25
Last Modified: 04 Sep 2026 05:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57397

Actions (login required)

View Item
View Item