KEAMANAN PEMBERIAN INJEKSI INTRAKAMERAL MOXIFLOXACIN 0.5%, 0.25% DAN 0.15% SEDIAAN TETES MATA DOSIS TUNGGAL STERIL TANPA PENGAWET PADA MATA KELINCI = SAFETY OF INTRACAMERAL INJECTION OF 0.5%, 0.25%, AND 0.15% MOXIFLOXACIN SINGLE-DOSE, PRESERVATIVE-FREE STERILE OPHTHALMIC SOLUTION IN RABBIT EYES


KURNIAWAN, ADI (2026) KEAMANAN PEMBERIAN INJEKSI INTRAKAMERAL MOXIFLOXACIN 0.5%, 0.25% DAN 0.15% SEDIAAN TETES MATA DOSIS TUNGGAL STERIL TANPA PENGAWET PADA MATA KELINCI = SAFETY OF INTRACAMERAL INJECTION OF 0.5%, 0.25%, AND 0.15% MOXIFLOXACIN SINGLE-DOSE, PRESERVATIVE-FREE STERILE OPHTHALMIC SOLUTION IN RABBIT EYES. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C025221001-b8nHgUMNBySK5V0p-20260603111512.jpg

Download (354kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C025221001-1-2.pdf

Download (802kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C025221001-dp.pdf

Download (411kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C025221001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Endoftalmitis merupakan komplikasi serius pasca operasi katarak yang dapat dicegah dengan antibiotik intrakameral. Moxifloxacin banyak digunakan, namun keamanan berbagai konsentrasi dari sediaan tetes mata tanpa pengawet masih perlu dikaji. Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan mata kelinci yang dibagi menjadi kelompok moxifloxacin intrakameral 0,5%, 0,25%, 0,15%, dan kontrol. Evaluasi dilakukan secara klinis menggunakan clinical grading scale dan secara histopatologi pada kornea. Parameter meliputi vakuolisasi inti, nekrosis keratosit, vakuolisasi sitoplasma, dan kehilangan sel endotel. Hasil: Tidak ditemukan perbedaan bermakna secara klinis antar kelompok. Namun, pemeriksaan histopatologi menunjukkan perubahan jaringan kornea yang meningkat seiring konsentrasi moxifloxacin, dengan perubahan lebih ringan pada konsentrasi rendah dibandingkan konsentrasi tinggi. Kesimpulan: Moxifloxacin intrakameral dari sediaan tanpa pengawet relatif aman secara klinis, namun dapat menimbulkan perubahan histopatologi ringan hingga sedang yang bersifat dosis-dependent. Konsentrasi rendah lebih direkomendasikan untuk meminimalkan efek toksisitas tanpa mengurangi potensi manfaat profilaksis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: moxifloxacin, intrakameral, keamanan, histopatologi kornea, endoftalmitis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Mata
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Sep 2026 05:23
Last Modified: 04 Sep 2026 05:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57396

Actions (login required)

View Item
View Item