Prasangka Remaja Tionghoa Buddha Kepada Remaja Outgroup di Kota Makassar = identitas sosial; prasangka sosial; relasi antarkelompok; interaksi sosial; remaja


GUNAWAN, HENNY (2026) Prasangka Remaja Tionghoa Buddha Kepada Remaja Outgroup di Kota Makassar = identitas sosial; prasangka sosial; relasi antarkelompok; interaksi sosial; remaja. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C021221022-OLfQmUajzHwTqP2A-20260603100021.jpg

Download (288kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C021221022-1-2.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C021221022-dp.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C021221022-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Masyarakat Indonesia yang majemuk memungkinkan terjadinya interaksi antar kelompok, tetapi juga berpotensi menimbulkan prasangka sosial. Kelompok Tionghoa Buddha sebagai kelompok minoritas di Indonesia tidak hanya menjadi sasaran prasangka, tetapi juga memiliki pandangan tertentu terhadap outgroup. Pada remaja, pembentukan pandangan terhadap outgroup tidak terlepas dari identitas sosial, pengalaman interaksi, serta pengaruh lingkungan. Dalam konteks Kota Makassar yang multikultural, penting untuk memahami bagaimana remaja Tionghoa Buddha memandang etnis dan agama lain. Tujuan. untuk mengetahui dan memahami prasangka remaja etnis Tionghoa beragama Buddha terhadap etnis dan agama lain serta faktor pembentuknya dalam konteks masyarakat multikultural, khususnya di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah lima orang remaja Tionghoa Buddha di Kota Makassar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling melalui proses screening awal terhadap 70 responden menggunakan Google Form. Data dikumpulkan melalui pertanyaan terbuka dan wawancara setengah baku, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prasangka remaja Tionghoa Buddha terhadap outgroup menunjukkan negativitas terhadap outgroup, negativitas dalam emosional dalam interaksi, serta termanifestasi dalam sikap dan perilaku sosial. Di sisi lain, faktor pembentuk prasangka antara lain, peran identitas etnis dan agama dalam pembentukan prasangka, diferensiasi kelompok, serta pengaruh pengalaman interaksi dan lingkungan sosial, Kesimpulan. Prasangka terhadap outgroup terbentuk melalui relasi antara identitas sosial, pengalaman interaksi, dan lingkungan sosial, serta termanifestasi dalam bentuk sikap dan perilaku sosial sehari-hari

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: identitas sosial; prasangka sosial; relasi antarkelompok; interaksi sosial; remaja
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Sep 2026 05:11
Last Modified: 04 Sep 2026 05:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57393

Actions (login required)

View Item
View Item