WARDYANTI, WANDA (2026) SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN STUDI ANTITUBERKULOSIS KOMPLEKS Co(II), Cu(II), DAN Zn(II) DENGAN LIGAN ALANIN-TIROSIN DIPEPTIDA DITIOKARBAMAT SECARA IN VITRO DAN IN SILICO=SYNTHESIS, CHARACTERIZATION, AND ANTITUBERCULOSIS STUDY OF Co(II), Cu(II), AND Zn(II) COMPLEXES WITH ALANINE-TYROSIN DIPEPTIDE DITHIOCARBAMATE LIGANDS BY IN VITRO AND IN SILICO. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
H012232009-56ERctGeFkLYCarA-20260219105546.jpg
Download (447kB)
H012232009-1-2.pdf
Download (1MB)
H012232009-dp.pdf
Download (218kB)
H012232009-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 January 2028.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tuberkulosis adalah salah satu penyakit menular mematikan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tantangan dalam penanggulangannya semakin besar dengan adanya masalah resistensi obat yang mempersulit pengobatan serta efek samping yang ditimbulkan dari konsumsi obat-obatan saat ini. Kondisi ini menuntut penemuan mendesak agen antituberkulosis baru. Dalam konteks ini, senyawa kompleks logam-ditiokarbamat menunjukkan potensi besar sebagai kandidat obat baru karena aktivitas biologisnya yang luas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis dan mengarakterisasi senyawa kompleks Co(II), Cu(II), dan Zn(II) dengan ligan alanin-tirosin dipeptida ditiokarbamat serta menguji potensi antituberkulosis senyawa tersebut melalui studi in vitro dan in silico. Metode. Penelitian ini mencakup empat tahapan utama: 1) sintesis senyawa kompleks Co(II), Cu(II), dan Zn(II) dengan ligan alanin-tirosin dipeptida ditiokarbamat; 2) karakterisasi senyawa hasil sintesis menggunakan alat melting point, konduktometer, FTIR, spektrofotometer UV-Vis, XRD, dan SEM-EDS; 3) uji aktivitas antituberkulosis senyawa kompleks secara in vitro terhadap M. tuberculosis H37Rv; dan 4) studi in silico yang mencakup analisis aturan Lipinski, ADMET, dan molecular docking terhadap target protein Enoyl-ACP reduktase (InhA). Hasil. Senyawa kompleks berhasil disintesis dengan rendemen tinggi berturut-turut sebesar 71,89%, 82,30%, dan 77,17%. Karakterisasi secara kolektif mengonfirmasi keberhasilan sintesis dengan menunjukkan ciri khas senyawa ditiokarbamat dan kompleks logamnya. Semua hasil sintesis terbukti aktif menghambat pertumbuhan M. tuberculosis H37Rv pada medium Lowenstein-Jensen. Studi in silico memprediksi bahwa senyawa kompleks memiliki sifat farmakokinetik dan toksisitas yang cukup baik dan menunjukkan afinitas ikatan yang tinggi terhadap InhA. Kompleks Zn(II)AlaTyrDtc mencatatkan skor docking tertinggi yaitu -89,0140 melampaui skor isoniazid. Kesimpulan. Senyawa kompleks yang telah disintesis berpotensi sebagai kandidat obat antituberkulosis karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan memiliki sifat farmakokinetik yang baik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ADMET; antibakteri; ditiokarbamat; kompleks logam; molecular docking |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 02:36 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 02:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57375 |
