NATSIR, RONALDO DWI PUTRA (2026) PENERAPAN ASAS TABELLIONIS OFFICIUM FIDELITER EXCERCEBO DALAM CYBER NOTARY = APPLICATION OF THE PRINCIPLES OF TABELLIONIS OFFICIUM FIDELITER EXCERCEBO IN CYBER NOTARY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B022212023-0OemtxzNWakiQlTs-20260308235946.png
Download (390kB)
B022212023-1-2.pdf
Download (861kB)
B022212023-dp.pdf
Download (160kB)
B022212023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo dalam praktik Cyber Notary serta menilai keabsahan dan kekuatan hukum akta yang dibuat melalui mekanisme digital di Indonesia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo dalam praktik Cyber Notary serta menilai keabsahan dan kekuatan hukum akta yang dibuat melalui mekanisme digital di Indonesia. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dan konseptual, yang diperkaya dengan hasil wawancara dan observasi lapangan terkait kesiapan infrastruktur digital, verifikasi identitas, penggunaan tanda tangan elektronik, serta pemahaman notaris mengenai prosedur Cyber Notary. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cyber Notary belum sepenuhnya dapat direalisasikan karena keterbatasan infrastruktur, belum adanya standar keamanan elektronik yang memenuhi ketentuan PP 71/2019, serta belum sinkronnya ketentuan UU Jabatan Notaris dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Temuan lapangan juga mengungkap bahwa proses verifikasi identitas, pembacaan akta, dan penandatanganan masih dilakukan secara fisik, sehingga tidak memenuhi syarat formil kehadiran langsung yang diperlukan dalam pembuatan akta autentik. Secara normatif, akta yang dibuat melalui mekanisme digital belum dapat dikategorikan sebagai akta autentik karena belum terpenuhinya syarat formil dalam UUJN dan KUH Perdata. Meskipun demikian, asas Tabellionis Officium Fideliter Exercebo tetap relevan dalam konteks digital karena menekankan integritas, kehati-hatian, serta perlindungan hukum bagi para pihak. Perbedaan pandangan informan menunjukkan bahwa sebagian notaris menilai asas fideliter bersifat adaptif terhadap digitalisasi, sementara lainnya menganggap kehadiran fisik sebagai unsur esensial. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Cyber Notary dapat memperoleh legitimasi penuh apabila reformasi regulasi, penguatan verifikasi digital, dan peningkatan keamanan sistem diterapkan untuk menjamin kepastian hukum dan etika profesi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Cyber Notary, Akta Autentik, Tabellionis Officium Fideliter Exercebo, Keabsahan Akta, Kepastian Hukum. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:41 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57354 |
