Hubungan Antara Social Comparison dan Self-Esteem Emerging Adults Pengguna Media Sosial di Kota Makassar = The Relationship Between Social Comparison and Self-Esteem Among Emerging Adult Social Media Users in Makassar City


Mulyati, Alifah Yuni Nurul (2026) Hubungan Antara Social Comparison dan Self-Esteem Emerging Adults Pengguna Media Sosial di Kota Makassar = The Relationship Between Social Comparison and Self-Esteem Among Emerging Adult Social Media Users in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
C021191004-jCnwkv1eXWOfDAVN-20260609205348.jpg

Download (239kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
C021191004-1-2.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
C021191004-dp.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
C021191004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penggunaan media sosial yang intensif pada kelompok emerging adults (usia 18–25 tahun) menciptakan ekosistem digital yang memfasilitasi perbandingan sosial secara konstan, yang berpotensi memengaruhi evaluasi diri individu. Inkonsistensi temuan penelitian sebelumnya yang didominasi konteks budaya individualistik Barat serta kurangnya literatur mengenai dinamika psikologis emerging adults dalam konteks budaya kolektivistik Indonesia menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Tujuan. Mengetahui hubungan antara social comparison dan self-esteem pada emerging adults pengguna media sosial di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 132 orang emerging adults pengguna aktif media sosial di Kota Makassar. Data dikumpulkan menggunakan skala The Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) yang disebarkan secara daring melalui Google Form. Hasil. Analisis korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara social comparison dan self-esteem (r = -0,346; p < 0,001). Semakin tinggi kecenderungan individu melakukan perbandingan sosial, maka semakin rendah tingkat self-esteem-nya dengan kekuatan korelasi rendah (koefisien determinasi = 11,97%). Kesimpulan. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara social comparison dan self-esteem pada emerging adults pengguna media sosial di Kota Makassar. Temuan ini mengkonfirmasi relevansi teori social comparison dan self-esteem dalam konteks digital dan budaya kolektivistik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Social comparison; Self-esteem; Emerging adults; Media sosial; Kota Makassar
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 31 Aug 2026 05:58
Last Modified: 31 Aug 2026 05:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57345

Actions (login required)

View Item
View Item