ARIANTI, ASTINA (2026) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA REMAJA DI SMA NEGERI 9 MAKASSAR DAN SMA ISLAM AL-AZHAR 12 MAKASSAR=The relationship between sleep quality and overweight status in adolescents at SMA Negeri 9 and SMA Islam Al-Azhar 12 in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221067-YOhxcw56WLtq7NbC-20260526160053.jpeg
Download (353kB)
K021221067-1-2.pdf
Download (613kB)
K021221067-dp.pdf
Download (280kB)
K021221067-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 May 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Pendahuluan : Gizi lebih merupakan masalah kesehatan global yang menjadi prioritas karena prevalensinya yang tinggi, terutama pada remaja. Pada remaja, gizi lebih berisiko menimbulkan berbagai dampak kesehatan, baik fisik maupun psikososial. Kualitas tidur berperan dalam memicu terjadinya gizi lebih. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan status gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 9 Makassar dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar. Metode : Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional, sampel sebanyak 281 responden dari kedua sekolah, teknik pengambilan sampel yaitu proportional random sampling. Kualitas tidur diukur dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan status gizi lebih ditentukan berdasarkan Z-score IMT/U melalui pengukuran antropomentri. Analisis data dilakukan univariat untuk mendeskripsikan distribusi masing-masing variabel, serta bivariat menggunakan uji chi-square guna mengetahui hubungan antar variabel. Hasil : Pada kelompok remaja dengan kualitas tidur baik, sebanyak 69 responden (75,0%) memiliki status gizi tidak lebih dan 23 responden (25,0%) termasuk dalam kategori gizi lebih. Sementara itu, pada kelompok remaja dengan kualitas tidur buruk, sebanyak 140 responden (73,7%) memiliki status gizi tidak lebih dan 50 responden (26,3%) mengalami gizi lebih. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,868 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan status gizi lebih pada remaja. Kesimpulan : Kualitas tidur tidak berhubungan dengan status gizi lebih pada remaja di SMA 9 Makassar dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar. karena adanya remaja yang meskipun memiliki kualitas tidur yang buruk, tetap menunjukkan status gizi tidak lebih 140 orang (74,1%). Hal ini mengindikasikan bahwa kualitas tidur bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi status gizi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas Tidur, Gizi Lebih, Remaja |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:06 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 02:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57325 |
