ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN TERHADAP ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 22/PID.SUS/2025/PN.ENR) = Legal Analysis of Child Violence (Case Study of Decision Number 22/Pid.Sus/2025/PN.Enr).


SYAHRAINI, NUR (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN TERHADAP ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 22/PID.SUS/2025/PN.ENR) = Legal Analysis of Child Violence (Case Study of Decision Number 22/Pid.Sus/2025/PN.Enr). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011221323-VHkLRPyY5SGFZcN4-20260514113946.jpeg

Download (246kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011221323-1-2.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011221323-dp.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011221323-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2028.

Download (624kB)

Abstract (Abstrak)

NUR SYAHRAINI (B011221323). Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak (studi Kasus putusan Nomor 22/Pid.Sus/2025/PN.Enr. Dibimbing Oleh Syarif Saddam Rivanie, sebagai pembimbing. Latar Belakang: Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak merupakan kejahatan serius terhadap perkembangan masa depan anak. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana kekerasan anak perspektif hukum pidana di indonesia dan menganalisis penerapan hukum majelis hakim terhadap tindak pidana kekerasan anak dalam putusan nomor: 22/Pid.Sus/2025/PN.Enr. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan analisis dan pendekatan kasus. Hasil: 1) Tindak pidana kekerasan terhadap anak termasuk penganiayaan fisik, yang menurut KUHP berlaku jika pelaku atau korban adalah orang dewasa. penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sudah tepat dan telah memenuhi kualifikasi. Mengingat korban adalah anak, maka asas lex specialis derogat legi generalis diutamakan agar penerapan hukum lebih jelas. 2) Majelis Hakim telah tepat menerapkan seluruh unsur tindak pidana dalam Pasal 80 ayat (1) jo. Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak telah terpenuhi. Namun, dari segi pemidanaan dan perlindungan anak, hukuman yang dijatuhkan tergolong ringan dibandingkan dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang tersebut. sehingga perlu dievaluasi untuk mencapai proporsionalitas dan perlindungan maksimal bagi anak sebagai korban. Kesimpulan: bahwa telah memenuhi kualifikasi akan tetapi hukuman yang diberikan oleh majelis hakim terlalu ringan. Sehingga perlu dievaluasi untuk mencapai proporsionalitas dan perlindungan maksimal bagi anak sebagai korban. Apalagi anak merupakan kelompok rentan dan masih perlu mendapat perlindungan dan sangat mudah mengalami traumatik akibat perbuatan tersebut

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana; Anak; Kekerasan Terhadap Anak;
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 27 Aug 2026 05:19
Last Modified: 27 Aug 2026 05:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57301

Actions (login required)

View Item
View Item