JABBAR, FAUZIYYAH ABDUL (2026) Analisis Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak, dan Serat) Snack Bar Berbasis Tepung Biji Alpukat (Persea Americana Mill.) Sebagai Potensi Pangan Fungsional untuk Diabetes Melitus Tipe 2=Analysis of Macronutrients (Carbohydrates, Protein, Fat, and Fiber) of Snack Bars Based on Avocado Seed Flour (Persea americana Mill.) as a Potential Functional Food for Type 2 Diabetes Mellitus. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221041-nSXWcJybaqHVdk4l-20260610122825.png
Download (98kB)
K021221041-1-2.pdf
Download (924kB)
K021221041-dp.pdf
Download (203kB)
K021221041-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat. Biji alpukat (Persea americana Mill.) merupakan limbah pangan yang mengandung senyawa bioaktif serta zat gizi makro berpotensi sebagai bahan pangan fungsional. Pengolahan biji alpukat menjadi tepung dan diformulasikan dalam bentuk snack bar dinilai praktis dan berpotensi mendukung pengendalian kadar glukosa darah. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan serat pada snack bar berbasis tepung biji alpukat sebagai potensi pangan fungsional untuk diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental melalui analisis laboratorium. Produk snack bar diformulasikan dalam empat formula dengan rasio tepung biji alpukat dan tepung oat (0:100, 25:75, 50:50, dan 75:25). Formula terpilih (F2) dianalisis kandungan karbohidrat menggunakan metode by difference, protein menggunakan metode Kjeldahl, lemak menggunakan metode Soxhlet, dan serat menggunakan metode gravimetri. Hasil Kandungan zat gizi makro snack bar berbasis tepung biji alpukat per 100 gram adalah karbohidrat 35,33 g, protein 11,40 g, lemak 24,74 g, dan serat 2,75 g. Per sajian (35 g), kontribusi terhadap 10% AKG kelompok usia 19–29 tahun menunjukkan bahwa karbohidrat belum memenuhi target (28,76% laki-laki; 34,35% perempuan), protein belum memenuhi target (61,38% laki-laki; 66,50% perempuan), lemak melebihi target (115,45% laki-laki; 133,22% perempuan), dan serat belum memenuhi target (26,01% laki-laki; 30,08% perempuan). Kesimpulan: Snack bar berbasis tepung biji alpukat berkontribusi terhadap pemenuhan zat gizi makro, namun kandungan karbohidrat, protein, dan serat yang masih rendah dan kandungan lemak yang tinggi menunjukkan bahwa produk ini belum optimal untuk mendukung pencegahan diabetes melitus tipe 2 sehingga diperlukan optimasi formulasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | limbah biji buah; nutrasetikal; resistensi insulin; makronutrien; analisis proksimat; camilan berbasis lokal |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 01:29 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 01:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57293 |
