Hubungan Stres terhadap Praktek Pemberian ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar=The Relationship between Stress and Breastfeeding Practices Among Nursing Mothers in the Galesong Coastal Area of Takalar Regency


ZAHRANI, NURUL AMATULLAH (2026) Hubungan Stres terhadap Praktek Pemberian ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar=The Relationship between Stress and Breastfeeding Practices Among Nursing Mothers in the Galesong Coastal Area of Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover] Image (cover)
K021221022-l1jpkNVqynWALHhb-20260526103126.jpg

Download (360kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K021221022-1-2.pdf

Download (338kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K021221022-dp.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
K021221022-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 May 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL AMATULLAH ZAHRANI. Hubungan Stres terhadap Praktek Pemberian ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Veni Hadju). Latar Belakang. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi usia 0–6 bulan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Namun, prevalensi pemberian ASI eksklusif menurut Surveri Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2024 masih tergolong rendah, yaitu sebesar 68,6%. Di Kabupaten Takalar, cakupan ASI eksklusif juga belum mencapai target nasional sebesar 80%. Praktik pemberian ASI yang masih rendah dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya stres yang dialami oleh ibu menyusui. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres pada ibu menyusui dengan praktik pemberian ASI pada bayi di wilayah pesisir Galesong, Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 120 ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20–35 tahun (77,5%), mayoritas berpendidikan SMA/MA/SMK (45,0%), dan tidak bekerja (89,2%). Sebagian besar responden melakukan praktik pemberian ASI 73,3%, sedangkan 26,7% tidak melakukan praktik pemberian ASI. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami stres dan tetap melakukan praktik pemberian ASI. Hasil. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar p = 0,827 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan praktik pemberian ASI. Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara stres dengan praktik pemberian ASI. Diperlukan peningkatan dukungan keluarga dan optimalisasi peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada ibu menyusui untuk meningkatkan praktik pemberian ASI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Ibu menyusui, Stres, Praktik Pemberian ASI.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Aug 2026 00:50
Last Modified: 27 Aug 2026 00:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57283

Actions (login required)

View Item
View Item