GANDHI, DIANITA WIDYA (2026) Literasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Anemia Calon Pengantin di Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara=Local Food Literacy for Anemia Prevention Among Prospective Brides in Taliabu Island Regency, North Maluku. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
K013231021-iRYyGa0FPZNqlcfg-20260513213744.png
Download (380kB)
K013231021-1-2.pdf
Download (1MB)
K013231021-dp.pdf
Download (321kB)
K013231021-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 May 2028.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Dianita Widya Gandhi. Literasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Anemia Calon Pengantin di Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara. (Dibimbing oleh Citrakesumasari dan Indra Fajarwati Ibnu). Pendahuluan. Anemia pada perempuan usia subur masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Kondisi anemia pada fase pra-kehamilan berimplikasi serius terhadap risiko komplikasi kehamilan, berat badan lahir rendah, serta kualitas kesehatan generasi berikutnya. Keterbatasan akses layanan kesehatan, rendahnya literasi kesehatan, serta belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal kaya zat gizi menjadi faktor yang memperberat masalah anemia pada calon pengantin. Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi kesehatan berbasis pangan lokal dalam pencegahan anemia pada calon pengantin di Kabupaten Pulau Taliabu. Metode. Penelitian menggunakan desain mixed methods sequential explanatory, yang diawali dengan studi kualitatif untuk mengeksplorasi budaya, perilaku konsumsi pangan lokal, dan kebutuhan intervensi, kemudian dilanjutkan dengan studi kuantitatif menggunakan desain quasi-experimental repeated measures untuk menilai efektivitas intervensi. Studi kualitatif melibatkan calon pengantin, tenaga kesehatan, masyarakat adat, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan melalui wawancara mendalam, FGD, dan observasi partisipatif. Hasil studi kualitatif digunakan sebagai dasar pengembangan media edukasi berupa buku saku dan metode pendampingan berbasis pangan lokal. Studi kuantitatif melibatkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan pengukuran literasi kesehatan dan kadar hemoglobin (Hb) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi kesehatan yang meliputi pengetahuan, sikap, perilaku, dan keterampilan setelah pemberian intervensi, terutama pada kelompok kombinasi pendampingan dan buku saku. Peningkatan literasi kesehatan tersebut diikuti oleh kenaikan kadar hemoglobin yang konsisten di seluruh kecamatan lokasi penelitian. Capaian peningkatan kadar Hb tertinggi ditemukan di Kecamatan Bobong, yaitu dari 10,9 g/dL pada pengukuran awal menjadi 14,8 g/dL pada bulan ketiga pascaintervensi. Kesimpulan. Literasi kesehatan berbasis pangan lokal efektif sebagai strategi pencegahan anemia pada calon pengantin di wilayah kepulauan. Pendekatan intervensi yang mengombinasikan pendampingan dan media edukasi berbasis budaya lokal terbukti memberikan dampak paling optimal terhadap peningkatan literasi kesehatan dan status anemia. Model ini berpotensi diintegrasikan dalam program kesehatan pranikah sebagai upaya pencegahan anemia yang berkelanjutan dan kontekstual di daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Calon Pengantin, Literasi Kesehatan, Pangan Lokal. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 05:45 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 05:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57265 |
