ANDAYANI, SRI (2026) MODEL PENGEMBANGAN HIGH RELIABILITY ORGANIZATION (HRO) PADA RUMAH SAKIT DI KOTA BOGOR, INDONESIA=DEVELOPMENT MODEL OF HIGH RELIABILITY ORGANIZATION (HRO) IN HOSPITALS IN BOGOR CITY, INDONESIA. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
K013211030-uEf7jJsAdwmhLSIi-20260526094713.jpg
Download (104kB)
K013211030-1-2.pdf
Download (3MB)
K013211030-dp.pdf
Download (149kB)
K013211030-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 May 2028.
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
SRI ANDAYANI. Pengembangan Kerangka High Reliability Organization (HRO) pada Rumah Sakit di Indonesia: Studi Metode Campuran melalui Tinjauan Sistematis dan Confirmatory Factor Analysis (dibimbing oleh Syahrir A. Pasinringi Fridawaty Rivai, Yahya Thamrin) Latar Belakang. High Reliability Organizations (HRO) merupakan organisasi yang mampu mempertahankan kinerja tinggi secara konsisten dalam lingkungan yang kompleks dan berisiko tinggi dengan cara meminimalkan kesalahan serta meningkatkan keselamatan. Meskipun prinsip-prinsip HRO, yaitu Preoccupation with Failure, Reluctance to Simplify, Sensitivity to Operations, Commitment to Resilience, dan Deference to Expertise, telah mapan dan banyak diterapkan pada sektor seperti penerbangan dan pembangkit listrik tenaga nuklir, penerapannya dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mengadaptasi, dan memvalidasi model HRO bagi rumah sakit di Indonesia agar sesuai dengan konteks budaya, operasional, dan lingkungan setempat. Metoda. Penelitian ini menggunakan desain mixed-methods eksploratori berurutan. Tahap pertama melibatkan tinjauan sistematis menggunakan pedoman PRISMA terhadap basis data PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar (periode 2012–2022) untuk mengidentifikasi kerangka kerja HRO yang diterapkan dalam sektor kesehatan. Tahap kedua dilakukan melalui wawancara kualitatif dengan pejabat senior dari empat rumah sakit (tipe A, B, C, dan D) di Kota Bogor, Indonesia. Tahap ketiga menggunakan survei kuantitatif untuk melakukan Confirmatory Factor Analysis (CFA) guna memvalidasi dimensi dan indikator yang telah diidentifikasi. Tinjauan sistematis mengidentifikasi lima dimensi utama HRO dan 24 indikator yang reliabel (nilai outer loading > 0,7). Hasil. Tinjauan sistematis mengidentifikasi lima dimensi inti HRO dengan 24 indikator yang kuat (nilai outer loading > 0,7). Analisis CFA mendukung validitas konstruk (AVE > 0,5) dan reliabilitas yang baik (composite reliability > 0,8). Selain itu, tiga indikator tambahan yang berkaitan dengan inovasi diintegrasikan ke dalam dimensi Commitment to Resilience. Secara keseluruhan, model yang tervalidasi bersifat spesifik konteks dan dapat diterapkan pada berbagai tipe rumah sakit di Indonesia.Kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan model HRO dengan lima dimensi dan 24 indikator yang telah tervalidasi dan sesuai untuk diterapkan di rumah sakit Indonesia. Implementasi model ini berpotensi meningkatkan keselamatan pasien, memperkuat ketahanan operasional, serta mengoptimalkan sistem manajemen mutu rumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | High Reliability Organization, keselamatan pasien, tinjauan sistematis, Confirmatory Factor Analysis, manajemen mutu rumah sakit, Indonesia |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 05:22 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 05:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57263 |
