ANALISIS SPASIAL DAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DOLO KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH=SPATIAL ANALYSIS OF RISK FACTORS HIGH-RISK PREGNANCY IN THE WORKING AREA OF DOLO PUBLIC HEALTH CENTER SIGI DISTRICTS CENTRAL SULAWESI


AMALIA, RIZKI (2026) ANALISIS SPASIAL DAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DOLO KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH=SPATIAL ANALYSIS OF RISK FACTORS HIGH-RISK PREGNANCY IN THE WORKING AREA OF DOLO PUBLIC HEALTH CENTER SIGI DISTRICTS CENTRAL SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K012232006-UxIymoLYun7l8zwF-20260505164323.jpg

Download (295kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K012232006-1-2.pdf

Download (630kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K012232006-dp.pdf

Download (357kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K012232006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2028.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Abstrak Latar Belakang. Kehamilan risiko tinggi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, bila tidak terdeteksi secara dini, kombinasi faktor tersebut dapat memperburuk kehamilan. Pendekatan spasial diperlukan untuk mengidentifikasi wilayah dengan konsentrasi kasus tertinggi sebagai dasar penentuan prioritas pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Puskesmas Dolo tahun 2023, terdapat 295 kasus kehamilan risiko tinggi, yang menunjukkan bahwa masalah ini masih menjadi perhatian serius. Tujuan. Untuk mengetahui pola sebaran kejadian kehamilaan risiko tinggi dengan menggunakan aplikasi SIG dan menganalisis faktor risiko kejadian kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Dolo Sulawesi Tengah. Metode. Pemetaan digunakan dengan Sistem Informasi Geografis (ArcGIS) dan desain studi kasus-kontrol dengan total sampel 159 orang (53 kasus ibu resiko tinggi dan 106 kontrol ibu hamil normal) dipilih dengan probability sampling dari data ibu hamil di Puskesmas Dolo bulan Januari – Desember Tahun 2024. Data dianalisis Spasial, univariat, uji Odds Ratio dan Multivariat. Hasil. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Desa Tulo merupakan wilayah dengan kasus kehamilan risiko tinggi tertinggi pada faktor umur, paritas, dan riwayat persalinan. Hasil analisis Odss ratio kehamilan risiko tinggi menunjukkan bahwa umur ibu (OR=2,606; 95%CI=1,208–5,622), paritas (OR=2,372; 95%CI=1,188–4,735), riwayat kehamilan (OR=3,290; 95%CI=1,626–6,658), riwayat penyakit penyerta (OR=3,094; 95%CI=1,356–7,060), pelayanan antenatal (ANC) (OR=2,241; 95%CI=1,145–4,386), dan status kekurangan energi kronis (KEK) (OR=1,988; 95%CI=1,019–3,877). Sementara itu, riwayat persalinan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Analisis multivariat menunjukkan bahwa status KEK merupakan faktor paling dominan kehamilan risiko tinggi (OR=12,149). Kesimpulan. Umur ibu, paritas, Riwayat kehamilan, Riwayat penyakit penyerta, pelayanan ANC, dan status KEK merupakan faktor risiko kehamilan risiko tinggi sehingga perlu menjadi fokus perhatian pelayanan di Puskesmas Dolo. Disarankan agar petugas puskesmas memperkuat pelayanan kesehatan langsung di wilayah tersebut, dengan dukungan kebijakan dan program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi yang disesuaikan dengan pola sebaran wilayah berisiko untuk mendukung upaya pencegahan kematian ibu dan neonatal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Faktor risiko, kehamilan, risiko tinggi, spasial,SIG
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:36
Last Modified: 26 Aug 2026 03:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57257

Actions (login required)

View Item
View Item