KERENHAPUK T., YEMIMA KESIA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA YANG DIJATUHI PIDANA PENJARA MELEBIHI BATAS MAKSIMAL PEMIDANAAN ANAK = Legal Protection for Child Perpetrators of Premeditated Murder Sentenced to Imprisonment Beyond the Maximum Penalty for Children. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B012241067-ky153KdHJsD6ez2N-20260312120147.jpeg
Download (133kB)
B012241067-1-2.pdf
Download (272kB)
B012241067-dp.pdf
Download (177kB)
B012241067-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 August 2028.
Download (887kB)
Abstract (Abstrak)
YEMIMA KESIA KERENHAPUK T (B012241067). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Yang Dijatuhi Pidana Penjara Melebihi Batas Maksimal Pemidanaan Anak. Dibimbing oleh Muhadar. Latar belakang: Penelitian ini menyoroti perlindungan hukum bagi anak pelaku tindak pidana, khususnya pada kasus tindak pidana pembunuhan berencana. Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak membatasi maksimal penjatuhan pidana penjara terhadap anak, tetapi praktik di lapangan hakim cenderung menerapkan pidana yang melebihi batas maksimal yang berpotensi mengabaikan tujuan utama perlindungan dan rehabilitasi anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan ini untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi anak yang menjadi pelaku tindak pidana pembunuhan berencana dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana yang melebihi batas maksimal terhadap anak. Metode: Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder dari literatur hukum, jurnal, dan sumber daring kredibel. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui wawancara dengan pihak terkait dan studi dokumen/literatur. Analisis dilakukan secara kualitatif, meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi bahan hukum untuk menjawab permasalahan penelitian. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pembunuhan berencana, baik secara materiil maupun formil belum sepenuhnya terlaksana sebagaimana diatur dalam regulasi. Hakim memutus perkara anak mempertimbangkan aspek yuridis dan non-yuridis, pendekatan keadilan substantif dan teori tujuan pemidanaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan Perlindungan hukum terhadap anak pelaku pembunuhan berencana belum optimal secara materiil dan formil. Hakim dalam memutus perkara telah mempertimbangkan berbagai aspek, meskipun tindakan tersebut didasarkan pada pendekatan keadilan substantif dan alasan perlindungan masyarakat, namun menjatuhkan pidana melebihi batas maksimal bertentangan dengan Pasal 81 ayat (6) UU SPPA.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum Anak; Pembunuhan Berencana; Penjatuhan Pidana. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:04 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:04 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57221 |
