Analisis Sebaran Cadmium (Cd) pada Tanah dan Tanaman di Daerah TPA Tamangapa Antang Kota Makassar Tahun 2025=Analysis of Cadmium (Cd) Distribution in Soil and Plants Around the Tamangapa Antang Landfill Area, Makassar City, 2025


IZAM, MUH. IRSYAD (2026) Analisis Sebaran Cadmium (Cd) pada Tanah dan Tanaman di Daerah TPA Tamangapa Antang Kota Makassar Tahun 2025=Analysis of Cadmium (Cd) Distribution in Soil and Plants Around the Tamangapa Antang Landfill Area, Makassar City, 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K011221110-97WLma5JgIbU21Gv-20260525142014.jpeg

Download (363kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221110-1-2.pdf

Download (418kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221110-dp.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K011221110-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan akibat terbentuknya air lindi (leachate) yang mengandung logam berat seperti kadmium (Cd). Cd bersifat toksik, persisten, dan dapat terakumulasi pada tanah serta diserap oleh tanaman sehingga berpotensi masuk ke rantai makanan dan membahayakan kesehatan manusia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kandungan kadmium (Cd) pada tanah dan tanaman ubi kayu di sekitar TPA Tamangapa Antang Kota Makassar tahun 2025. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 12 tanah dan 12 tanaman yang diambil pada empat wilayah (barat, utara, selatan, dan timur) dengan jarak 0–500 m, 500–1000 m, dan >1000 m dari TPA. Analisis dilakukan secara deskriptif, uji regresi linear, dan Wilcoxon Signed-Rank. Hasil. Konsentrasi Cd tertinggi pada tanah ditemukan di wilayah barat (0–500 m) sebesar 0,0965 µg/g, sedangkan pada tanaman di wilayah timur sebesar 0,0196 µg/g. Tidak terdapat pengaruh signifikan antara jarak dan kadar Cd pada tanah (p=0,835) maupun tanaman (p=0,602), serta tidak terdapat perbedaan signifikan antara Cd tanah dan tanaman (p=0,286). Seluruh kadar Cd masih di bawah baku mutu. Kesimpulan. Kandungan Cd pada tanah dan tanaman masih memenuhi baku mutu, namun pemantauan lingkungan tetap diperlukan karena sifat Cd yang persisten.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: logam berat; pencemaran tanah; tanaman pangan; lindi; distribusi spasial.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:58
Last Modified: 24 Aug 2026 06:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57218

Actions (login required)

View Item
View Item