R. HAPPY, SITI ALFIA NUR RAHMA (2026) Analisis Hukum Potensi Perlindungan Hukum Upiya Karanji Sebagai Indikasi Geografis Provinsi Gorontalo = Legal Analysis of The Potential For Legal Protection of Upiya Karanji as A Geographical Indication of Gorontalo Province. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B011221216-NjmafK4cozZs7PR2-20260522104545.png
Download (269kB)
B011221216-1-2.pdf
Download (369kB)
B011221216-dp.pdf
Download (154kB)
B011221216-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 May 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Siti Alfia Nur Rahma R. Happy (B011221216). Analisis Hukum Potensi Perlindungan Hukum Upiya Karanji Sebagai Indikasi Geografis Provinsi Gorontalo. Dibimbing oleh Prof. Dr. Hasbir Paserangi, S.H., M.H. sebagai Pembimbing. Latar Belakang: Upiya karanji merupakan kerajinan tangan khas Provinsi Gorontalo yang dibuat secara tradisional oleh masyarakat setempat menggunakan bahan baku lokal dan teknik anyaman yang diwariskan secara turun-temurun. Kerajinan ini memiliki karakteristik, kualitas, dan reputasi yang membedakannya dari produk sejenis. Tingginya permintaan pasar, baik di daerah asal maupun luar wilayah, menunjukkan luasnya pemasaran, tingginya nilai ekonomi, dan daya tarik budaya produk ini. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya perlindungan hukum melalui pendaftaran upiya karanji sebagai produk indikasi geografis guna menjaga karakteristik, mutu, reputasi, dan keberlanjutan kerajinan tradisional Gorontalo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi yang dimiliki oleh upiya karanji untuk dapat memperoleh perlindungan hukum dalam rezim indikasi geografis, serta mengkaji upaya pemerintah daerah maupun masyarakat dalam rangka perlindungan terhadap upiya karanji. Metode: Penelitian ini merupakan tipe penelitian empiris yang dilaksanakan di Desa Batulayar, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara serta data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Hasil: (1) Upiya karanji sebagai kerajinan lokal Provinsi Gorontalo memiliki potensi untuk memperoleh perlindungan Indikasi Geografis karena memenuhi unsur faktor alam, faktor manusia, kualitas, dan reputasi yang membentuk karakteristik khas dan membedakannya dari produk sejenis daerah lain. (2) Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan berbagai upaya perlindungan melalui promosi dan pelestarian, pembinaan perajin, sosialisasi, dan upaya pendaftaran IG upiya karanji yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo sejak tahun 2025. Kesimpulan: Kerajinan tangan upiya karanji telah memenuhi berbagai syarat dan indikator sebagai produk Indikasi Geografis, baik dari segi karakteristik, kualitas, maupun keterkaitannya dengan faktor geografis dan budaya setempat. Oleh karena itu, upaya pendaftarannya perlu dilakukan secara optimal agar perlindungan hukum bagi perajin dan produknya dapat segera tercapai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indikasi Geografis; Perlindungan Hukum; Upiya Karanji. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:57 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57216 |
