QURANIAH, PUTRI FAADIYAH SHINTA (2026) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN TELEHEALTH PADA MAHASISWI S1 FKM UNHAS SAAT MENGALAMI DISMENOREA=FACTORS ASSOCIATED WITH THE USE OF TELEHEALTH AMONG UNDERGRADUATE STUDENTS IN THE SCHOOL OF PUBLIC HEALTH AT UNHAS WHO EXPERIENCE DYSMENORRHEA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221074-qXHyhQlpIb62zmCU-20260506102630.jpg
Download (308kB)
K011221074-1-2.pdf
Download (380kB)
K011221074-dp.pdf
Download (214kB)
K011221074-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 May 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Dismenorea merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas akademik maupun keseharian. Banyaknya kerugian yang bisa diakibatkan oleh dismenorea tentunya memerlukan solusi efektif dan efisien di luar penggunaan obat analgesik. Salah satu solusi yang relevan adalah penerapan telehealth yang memungkinkan remaja putri mendapatkan layanan konsultasi, edukasi, serta pemantauan kesehatan reproduksi secara daring, sehingga hambatan geografis dan psikologis dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan telehealth pada mahasiswi S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin saat mengalami dismenorea. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin sebanyak 1.346 orang. Sampel penelitian berjumlah 280 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih dengan teknik non probability sampling (Accidental sampling). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) melalui pengisian langsung oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memanfaatkan layanan telehealth saat mengalami dismenorea sebanyak 208 mahasiswi (74,3%). Proporsi pemanfaatan lebih tinggi pada responden dengan ekspektasi kinerja (performance expectancy) sebesar 76,9% (p<0,001), ekspektasi usaha (effort expectancy) sebesar 75,7% (p=0,004), pengaruh sosial (social influence) sebesar 82,4% (p<0,001), dan kondisi yang memfasilitasi (facilitating conditions) sebesar 75,9% (p<0,001). Seluruh variabel tersebut menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan telehealth pada mahasiswi S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin saat mengalami dismenorea. Kesimpulan pemanfaatan telehealth pada mahasiswi yang mengalami dismenorea memiliki hubungan dengan persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, pengaruh lingkungan sosial, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi pemanfaatan telehealth serta penguatan sistem dan fitur layanan agar penggunaan telehealth dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Telehealth, Dismenorea, UTAUT |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:43 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:43 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57211 |
