NURMASITA, SRI (2026) Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pengumpul dan Pengangkut Sampah di Kota Makassar=Factors Associated with Musculoskeletal Disorders (MSDs) Complaints in Waste Collectors and Transporters in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221050-HWV6z7EyCsxOnQMv-20260610174018.jpg
Download (404kB)
K011221050-1-2.pdf
Download (586kB)
K011221050-dp.pdf
Download (202kB)
K011221050-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang banyak terjadi di dunia. Data World Health Organization (WHO) tahun 2022 menunjukkan sekitar 1,71 miliar penduduk dunia mengalami gangguan muskuloskeletal. Pekerja pengumpul dan pengangkut sampah termasuk pekerja yang melakukan aktivitas mengangkat, mendorong, dan memindahkan sampah secara manual dan berulang dalam durasi kerja yang cukup lama, serta sering dilakukan dengan posisi tubuh yang tidak ergonomis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pengumpul dan pengangkut sampah di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 158 responden yang dikumpulkan melalui teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 140 responden (88,6%) mengalami keluhan MSDs. Terdapat hubungan antara usia (p=0,001), kebiasaan merokok (p=0,002), masa kerja (p=0,017), durasi kerja (p=0,012), beban kerja (p=0,001), postur kerja (p=0,001), dan jenis tugas kerja/armada (p=0,014) dengan keluhan MSDs. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara status gizi (p=0,092) dengan keluhan MSDs. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa postur kerja (Exp(B)/OR=21,409) merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan keluhan MSDs. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara usia, kebiasaan merokok, masa kerja, durasi kerja, beban kerja, postur kerja, dan jenis tugas kerja/armada dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs), dengan postur kerja sebagai faktor paling dominan. Diperlukan upaya pencegahan pada pekerja pengumpul dan pengangkut sampah melalui penyesuaian beban kerja dan penerapan prinsip ergonomi saat bekerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Musculoskeletal Disorders (MSDs); pekerja pengumpul dan pengangkut sampah; ergonomi; beban kerja; postur kerja. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:30 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:30 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57201 |
