FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA BPJS MANDIRI DI WILAYAH KECAMATAN MANGGALA TAHUN 2025=Factors Associated with BPJS Kesehatan Premium Payment Compliance among Independent BPJS Kesehatan Participants in Manggala District in 2025


LAYANAH, ADIBAHA (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA BPJS MANDIRI DI WILAYAH KECAMATAN MANGGALA TAHUN 2025=Factors Associated with BPJS Kesehatan Premium Payment Compliance among Independent BPJS Kesehatan Participants in Manggala District in 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
K011221025-PzUGyIRkHBs5DEwF-20260525131240.jpg

Download (303kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221025-1-2.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221025-dp.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
K011221025-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 May 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan Universal Health Coverage agar seluruh masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu tanpa mengalami kesulitan finansial. Namun, kepatuhan pembayaran iuran pada peserta mandiri masih menjadi tantangan. Di Kota Makassar tahun 2025 tercatat sebanyak 269.074 peserta Non-PBI tidak aktif, sedangkan Kecamatan Manggala memiliki 37.287 peserta mandiri sehingga dinilai relevan sebagai lokasi penelitian. Tujuan. Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan Kepatuhan pembayaran Iuran BPJS Kesehatan pada peserta BPJS Mandiri di wilayah kecamatan Manggala Tahun 2025. Metode. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 di Kecamatan Manggala, dengan sampel sebanyak 380 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik binomial. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 233 responden (61,3%) patuh membayar iuran, sedangkan 147 responden (38,7%) tidak patuh. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, kerentanan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, efikasi diri, hambatan yang dirasakan, dan isyarat untuk bertindak dengan kepatuhan pembayaran iuran (p<0,05). Sementara itu, pengetahuan tidak berhubungan dengan kepatuhan pembayaran iuran (p>0,05). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa efikasi diri merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan membayar iuran BPJS Kesehatan setelah dikontrol oleh pendapatan, jumlah anggota keluarga, kerentanan yang dirasakan, dan hambatan yang dirasakan, dengan nilai OR sebesar 8,431. Kesimpulan. Kepatuhan pembayaran iuran BPJS Kesehatan pada peserta mandiri dipengaruhi oleh faktor persepsi, ekonomi, dan kondisi keluarga, dengan efikasi diri sebagai faktor yang paling dominan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan pembayaran, BPJS kesehatan, efikasi diri, peserta mandiri, health belief model.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:09
Last Modified: 24 Aug 2026 06:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57192

Actions (login required)

View Item
View Item