EFEKTIVITAS VIRTUAL REALITY EXERGAME TERHADAP AKTIVITAS FISIK DAN KEBUGARAN PADA LANJUT USIA=THE EFFECT OF VIRTUAL REALITY EXERGAME ON PHYSICAL ACTIVITY AND FITNESS IN THE ELDERLY


JUNAEDI, ANDI AMIRAH SHALEHA (2026) EFEKTIVITAS VIRTUAL REALITY EXERGAME TERHADAP AKTIVITAS FISIK DAN KEBUGARAN PADA LANJUT USIA=THE EFFECT OF VIRTUAL REALITY EXERGAME ON PHYSICAL ACTIVITY AND FITNESS IN THE ELDERLY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C215212009-70Egv2TrAPkmYcUV-20260212145233.jpg

Download (291kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C215212009-1-2.pdf

Download (828kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C215212009-dp.pdf

Download (744kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C215212009-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Lansia rentan mengalami penurunan aktivitas fisik, kekuatan otot, fleksibilitas, serta perubahan komposisi tubuh, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Intervensi berbasis teknologi seperti Virtual Reality Exergame (VRE) menawarkan pendekatan inovatif dalam meningkatkan kesehatan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas VRE dengan senam aerobik terhadap aktivitas fisik, komposisi tubuh, kekuatan otot tangan, ketahanan otot, dan fleksibilitas pada lansia. Metode: Penelitian menggunakan desain randomized controlled trial dengan penyamaran (double- blind), melibatkan 40 lansia yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu 20 lansia sebagai intervensi (VRE) dan 20 lansia sebagai kontrol (senam aerobik). Analisis statistik dilakukan menggunakan t-test untuk data numerik dan uji nonparametrik Mann-Whitney untuk data kategorik dengan SPSS versi 23. Hasil: Baik VRE maupun latihan aerobik secara signifikan meningkatkan tingkat aktivitas fisik (p < 0,05). Kelompok VRE menunjukkan peningkatan daya tahan otot yang lebih besar (p < 0,05), sedangkan kelompok aerobik mengalami penurunan lemak tubuh yang signifikan (p = 0,037) serta peningkatan fleksibilitas yang ringan namun tidak signifikan. Tidak ditemukan perubahan yang signifikan pada kekuatan otot antara kedua kelompok. Kesimpulan: VRE efektif meningkatkan aktivitas fisik, kekuatan tangan, dan ketahanan otot pada lansia, tetapi senam aerobik lebih unggul dalam meningkatkan fleksibilitas. Rekomendasi mencakup pengembangan program VRE yang terintegrasi, kombinasi dengan pola hidup sehat, serta penelitian lanjutan dengan durasi dan variasi intervensi yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Virtual Reality Exergame, senam aerobik, aktivitas fisik, komposisi tubuh, lanjut usia.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 24 Aug 2026 05:29
Last Modified: 24 Aug 2026 05:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57173

Actions (login required)

View Item
View Item