MADJID, MURALI IDRIS (2026) KORELASI ANTARA AKTIVITAS GELOMBANG THETA qEEG, INDEKS PULSATILITAS (PI) dan MEAN FLOW VELOCITY (MFV) ARTERI SEREBRI MEDIA DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK=CORRELATION BETWEEN THETA WAVE ACTIVITY IN qEEG, PULSATILITY INDEX (PI), AND MEAN FLOW VELOCITY (MFV) OF THE MEDIAL CEREBRAL ARTERY WITH COGNITIVE FUNCTION IN ISCHEMIC STROKE PATIENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C155221015-pn5dwoEBF2afAPSK-20260310153828.jpg
Download (486kB)
C155221015-1-2.pdf
Download (768kB)
C155221015-dp.pdf
Download (530kB)
C155221015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Gangguan kognitif pasca-stroke (Post-stroke cognitive impairment/PSCI) berdampak signifikan terhadap pemulihan stroke. Penelitian ini mempelajari korelasi antara daya theta pada quantitative EEG (qEEG) dan parameter Transcranial Doppler (TCD) dengan fungsi kognitif, serta menentukan faktor-faktor yang berhubungan secara independen dengan performa kognitif pada pasien stroke iskemik sub-akut. Bahan dan Metode. Penelitian prospektif ini melibatkan 49 pasien dengan stroke iskemik sub-akut. Fungsi kognitif dinilai menggunakan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-INA). Daya theta direkam melalui qEEG, sementara Mean Flow Velocity (MFV) dan Pulsatility Index (PI) pada Middle Cerebral Artery (MCA) diukur menggunakan TCD. Analisis regresi linear multivariat digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan skor MoCA-INA. Hasil. Teramati korelasi negatif yang signifikan antara skor MoCA-INA dengan daya Theta Absolut (r = -0,392, p = 0,043) serta Pulsatility Index kiri (r = -0,405, p = 0,036). Dalam analisis regresi multivariat hierarkis, model penyesuaian minimal dengan usia dan pendidikan menjelaskan 3,3% varians skor MoCA-INA (R2 adjusted = 0,033). Setelah menyertakan daya Theta Absolut dan PI kiri, R2 adjusted meningkat menjadi 0,176. Daya Theta Absolut menunjukkan tren keterkaitan terhadap performa kognitif (β = -0,2089, p = 0,0674), namun kehilangan signifikansinya setelah penyesuaian usia dan pendidikan. Parameter hemodinamik tidak signifikan dalam model penyesuaian tersebut. Kesimpulan. Daya theta absolut dan pulsatility index kiri berkorelasi dengan performa kognitif, meskipun hubungan ini melemah setelah disesuaikan dengan faktor usia dan pendidikan. Theta absolut menunjukkan adanya tren dalam model penyesuaian. Temuan ini menunjukkan bahwa penanda elektrofisiologi dan hemodinamik dapat memberikan gambaran mengenai status kognitif pada stroke iskemik sub-akut, dengan dipengaruhi oleh faktor demografis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stroke iskemik; qEEG; Transcranial Doppler; daya theta absolut; MoCA�INA; gangguan kognitif. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:14 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57152 |
