PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN DALAM MELAKUKAN TINDAKAN MEDIS = LEGAL PROTECTION FOR OBSTETRICIAN AND GYNECOLOGIST IN PERFORMING MEDICAL ACTIONS


FARID, MONIKA FITRIA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER SPESIALIS KEBIDANAN DAN KANDUNGAN DALAM MELAKUKAN TINDAKAN MEDIS = LEGAL PROTECTION FOR OBSTETRICIAN AND GYNECOLOGIST IN PERFORMING MEDICAL ACTIONS. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B012241011-dacEvKQZ1IXytAgR-20260310100901.jpg

Download (270kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B012241011-1-2.pdf

Download (740kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B012241011-dp.pdf

Download (48kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B012241011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Praktik medis dokter spesialis kebidanan dan kandungan memiliki risiko klinis yang tinggi, khususnya dalam tindakan obstetri darurat, yang sering berakhir menjadi sengketa hukum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap dokter spesialis kebidanan dan kandungan dalam melakukan tindakan medis dan merumuskan konsep bagaimana model ideal pengaturan perlindungan hukum bagi dokter OBGIN dalam melakukan tindakan medis. Metode: Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Seluruh bahan hukum yang terkumpul dianalisis secara kualitatif untuk diinterpretasikan dan ditarik kesimpulan secara sistematis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara normatif, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan telah membangun pola perlindungan hukum yang lebih kuat dan sistematis bagi dokter spesialis kebidanan dan kandungan melalui perlindungan preventif dan represif yang jelas. Risiko klinis yang melekat pada praktik obstetri tidak boleh langsung ditafsirkan sebagai kesalahan hukum, sehingga penilaian kesalahan harus didasarkan pada pemenuhan standar profesi; (2) Model ideal pengaturan perlindungan hukum bagi dokter OBGYN pada masa depan adalah model imunitas profesional bersyarat, yaitu dokter hanya dilindungi sepanjang tindakannya sesuai standar profesi, etika profesi, dokumentasi tindakan, dan informed consent. Model ini menempatkan pertanggungjawaban hukum secara objektif, adil, dan berbasis standar, bukan berdasarkan hasil akhir medis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Dokter Spesialis, Standar Profesi, Tindakan Medis
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 24 Aug 2026 01:24
Last Modified: 24 Aug 2026 01:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57146

Actions (login required)

View Item
View Item