ANALISIS WASTE PADA GUDANG PENERIMAAN SPAREPART DENGAN METODE WASTE ASSESMENT MODEL PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR = WASTE ANALYSIS IN THE SPARE PARTS RECEIVING WAREHOUSE USING THE WASTE ASSESSMENT MODEL METHOD OF PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR


TAUFIK, MUHAMMAD NUR (2026) ANALISIS WASTE PADA GUDANG PENERIMAAN SPAREPART DENGAN METODE WASTE ASSESMENT MODEL PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR = WASTE ANALYSIS IN THE SPARE PARTS RECEIVING WAREHOUSE USING THE WASTE ASSESSMENT MODEL METHOD OF PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
D071211011-Cover.jpg

Download (320kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D071211011-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (334kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D071211011-dp(FILEminimizer).pdf

Download (131kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D071211011-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gudang penerimaan spare part memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran proses produksi. Namun, aktivitas receiving yang tidak efisien dapat menimbulkan berbagai pemborosan (waste) seperti waktu tunggu yang lama, penumpukan persediaan, transportasi berlebih, dan cacat material. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya lead time dan menurunnya kinerja operasional gudang. Oleh karena itu, diperlukan analisis sistematis untuk mengidentifikasi waste dominan serta merumuskan perbaikan yang efektif dan berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis waste yang dominan pada gudang penerimaan spare part PT XYZ menggunakan Waste Assessment Model (WAM) serta merumuskan usulan perbaikan dengan mengintegrasikan prinsip lean warehouse dan green warehouse. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada pekerja gudang. Analisis waste dilakukan menggunakan Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ). Selanjutnya, analisis akar penyebab waste dominan dilakukan dengan menggunakan diagram fishbone sebagai dasar penyusunan usulan perbaikan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste waiting merupakan waste yang paling dominan, diikuti oleh waste inventory, transportation, dan defect. Waste waiting terutama disebabkan oleh proses persetujuan administrasi yang panjang dan penggunaan dokumentasi manual. Usulan perbaikan meliputi penyederhanaan proses administrasi, digitalisasi dokumen, optimalisasi tata letak gudang, penerapan standar operasional kerja, serta penerapan konsep green warehouse untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lean Warehouse; Waste Assessment Model; Receiving Process; Green Warehouse; Gudang Penerimaan
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: stfathirah s
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:55
Last Modified: 03 Aug 2026 07:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57128

Actions (login required)

View Item
View Item