Fungsi Hemostasis Menggunakan Tromboelastografi Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan tindakan Percutaneous Coronary Intervention=Thromboelastography-Guided Assessment of Hemostasis in Coronary Heart Disease Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention


AKASSE, ANDHIKA (2025) Fungsi Hemostasis Menggunakan Tromboelastografi Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan tindakan Percutaneous Coronary Intervention=Thromboelastography-Guided Assessment of Hemostasis in Coronary Heart Disease Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C085221012-69mWGlx1dDeRYOBi-20260108130847.png

Download (41kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C085221012-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C085221012-dp.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C085221012-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 November 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ANDHIKA AKASSE. Fungsi Hemostasis Menggunakan Thromboelastography Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Dengan Tindakan Percutaneous Coronary Intervention (dibimbing oleh Agus Alim Abdullah dan Rachmawati A. Muhiddin) Latar belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian global. Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah terapi utama pada PJK, namun berisiko menimbulkan perdarahan maupun trombosis. Pemeriksaan konvensional seperti APTT dan PT tidak memberikan gambaran menyeluruh. Tromboelastografi (TEG) menilai fungsi hemostasis secara global dan real-time, mencakup pembentukan, kekuatan, dan stabilitas bekuan. Tujuan: Menilai fungsi hemostasis menggunakan TEG pada pasien PJK yang menjalani PCI. Metode: Penelitian ini merupakan kohort prospektif pada 42 pasien PJK di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Pemeriksaan TEG dilakukan pada sampel darah vena setelah PCI, meliputi R time, K time, α-angle, Maximum Amplitude (MA) dan LY30. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik. Hasil: Rata-rata R time 5,4±2,82 menit, K time 1,29±1,02 menit, α-angle 80,18°±9,09, MA 58,13±11,20 mm, dan LY30 7,1±12,88%. Sebagian besar pasien dalam batas normal, namun terdapat variasi: hipokoagulasi 23,8%, normal 30,9%, dan hiperkoagulasi 35,7%. Terdapat perbedaan bermakna pada R time (p=0,039), MA (p<0,001), K time (p=0,049), dan α-angle (p=0,004), sedangkan LY30 tidak signifikan (p=0,785). Kesimpulan: TEG memberikan gambaran komprehensif fungsi hemostasis individual pada pasien PJK pasca-PCI. Pemeriksaan ini bermanfaat dalam menilai risiko perdarahan maupun trombosis serta mendukung personalisasi terapi antitrombotik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Tromboelastografi, Hemostasis, Penyakit Jantung koroner, PCI
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:06
Last Modified: 21 Aug 2026 07:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57117

Actions (login required)

View Item
View Item