Identifikasi Parasit Gastrointestinal pada Burung Kenari (Serinus Sp.) Di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar=Identification of Gastrointestinal Parasites in Canary Birds (Serinus sp.) at the Hobby Market, Panakkukang District, Makassar City


ANBARAH, FAKHRA NURFAKHIRA (2026) Identifikasi Parasit Gastrointestinal pada Burung Kenari (Serinus Sp.) Di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar=Identification of Gastrointestinal Parasites in Canary Birds (Serinus sp.) at the Hobby Market, Panakkukang District, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221083-K0NeXiZQu2aE54z3-20260314164617.jpeg

Download (93kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221083-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221083-dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221083-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Infeksi endoparasit pada burung kenari dapat menyebabkan gangguan kesehatan, penurunan performa, serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi pemelihara. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis parasit gastrointestinal yang menginfeksi burung kenari di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel berupa feses burung kenari diambil menggunakan metode total sampling dari enam toko burung dengan jumlah sampel sebanyak 42 ekor. Hasil. Pemeriksaan sampel dilakukan secara mikroskopis untuk mengidentifikasi keberadaan parasit gastrointestinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 dari 42 sampel (80,95%) teridentifikasi positif terinfeksi parasit gastrointestinal. Jenis parasit yang ditemukan meliputi Isospora sp., Eimeria sp., Blastocystis sp., Capillaria sp., dan Ascaridia sp., dengan tingkat infeksi tertinggi ditemukan pada Isospora sp. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa faktor manajemen pemeliharaan, seperti kebersihan kandang, sistem kandang, dan sanitasi lingkungan, diduga berperan terhadap tingginya kejadian infeksi. Burung kenari yang dipelihara dalam kandang kelompok serta dengan perawatan yang kurang baik menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi. Kesimpulan. Infeksi parasit gastrointestinal pada burung kenari di lokasi penelitian tergolong tinggi, sehingga diperlukan perbaikan manajemen pemeliharaan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian infeksi parasit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Endoparasit; Burung Kenari; Gastrointestinal; Infeksi.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 06:52
Last Modified: 20 Aug 2026 06:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57091

Actions (login required)

View Item
View Item