Uji Fenotipe Larva Lalat Buah (Drosophila melanogaster) sebagai Model Hewan Obesitas dengan Perlakuan Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata)=Phenotypic Analysis of Drosophila melanogaster Larvae as an Obesity Model Treated with Andrographis paniculata Extract


TAMSYIR, MUH. RAYNALDI (2026) Uji Fenotipe Larva Lalat Buah (Drosophila melanogaster) sebagai Model Hewan Obesitas dengan Perlakuan Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata)=Phenotypic Analysis of Drosophila melanogaster Larvae as an Obesity Model Treated with Andrographis paniculata Extract. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221070-b2NDMJatzTronQH5-20260307171610.jpeg

Download (84kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221070-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221070-dp.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of FUL TEKS] Text (FUL TEKS)
C031221070-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Obesitas merupakan masalah kesehatan global dan nasional yang terus meningkat, mendorong perlunya pencarian senyawa alami yang lebih aman dan efektif sebagai kandidat antiobesitas, salah satunya adalah Sambiloto (Andrographis paniculata) yang kaya akan andrografolid. Penelitian ini menggunakan larva Drosophila melanogaster sebagai model hewan uji alternatif karena efisiensi waktu, biaya pemeliharaan rendah, dan homologi genetik yang tinggi dengan manusia dalam penyakit metabolik. Metode. Larva D. melanogaster diinduksi kondisi obesitas dengan Diet Tinggi Lemak (DTL) menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) 10-20%. Larva kemudian dibagi ke dalam kelompok perlakuan ekstrak sambiloto dengan dosis 0.04, 0.08, dan 0.16. Efek antiobesitas dievaluasi melalui uji fenotipe, yaitu uji aktivitas lokomotor (crawling assay) dan uji morfometrik (pengukuran panjang dan lebar larva). Hasil. Induksi DTL berhasil memvalidasi model obesitas dengan menunjukkan penurunan signifikan pada aktivitas lokomotor (sekitar 44,1% dibandingkan diet normal) dan peningkatan signifikan pada dimensi tubuh larva. Pemberian ekstrak sambiloto terbukti memiliki efek antiobesitas. Ekstrak pada dosis optimal secara signifikan memperbaiki fenotipe obesitas, ditandai dengan peningkatan kembali aktivitas lokomotor dan pengurangan ukuran tubuh larva. Keberadaan senyawa aktif andrografolid dalam ekstrak dikonfirmasi melalui uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Kesimpulan. Larva D. melanogaster adalah model yang efisien untuk skrining senyawa antiobesitas. Ekstrak sambiloto berpotensi sebagai agen antiobesitas melalui perbaikan fenotipe, yang mengindikasikan inhibisi adipogenesis dan peningkatan metabolisme lipid oleh andrografolid.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Andrografolid, Drosophila, Obesitas, Sambiloto.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 05:49
Last Modified: 20 Aug 2026 05:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57081

Actions (login required)

View Item
View Item