PERSEPSI APARAT KEPOLISIAN TERHADAP PENERAPAN METODE INVESTIGASI VETERINER FORENSIK DALAM PENANGANAN KASUS ANIMAL ABUSE DI KOTA MAKASSAR=Perceptions of Law Enforcement Officers Regarding the Implementation of Veterinary Forensic Investigation Methods in Handling Animal abuse Cases in Makassar City


HASRUN, AHMAD RAYHAN PUTRA (2026) PERSEPSI APARAT KEPOLISIAN TERHADAP PENERAPAN METODE INVESTIGASI VETERINER FORENSIK DALAM PENANGANAN KASUS ANIMAL ABUSE DI KOTA MAKASSAR=Perceptions of Law Enforcement Officers Regarding the Implementation of Veterinary Forensic Investigation Methods in Handling Animal abuse Cases in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221061-dLcxVtJqukmlW2AT-20260313105519.jpeg

Download (341kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221061-1-2.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221061-dp.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221061-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kekerasan terhadap hewan (animal abuse) masih menjadi permasalahan yang belum tertangani secara optimal, termasuk di Kota Makassar, terutama pada aspek pembuktian dan penegakan hukum, sehingga veteriner forensik dipandang sebagai pendekatan ilmiah yang berpotensi mendukung proses penyidikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi aparat kepolisian terhadap penerapan metode investigasi veteriner forensik dalam penanganan kasus animal abuse, mengkaji penerapannya sebagai alat penegakan hukum, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya optimalisasinya. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, di mana data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner terhadap 14 penyidik kepolisian di Kota Makassar dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan penyidik serta ahli veteriner forensik; data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi aparat kepolisian terhadap veteriner forensik cenderung positif dengan nilai rata-rata indeks capaian sebesar 78,6%, dengan capaian tinggi pada aspek perlindungan hewan, pengetahuan terhadap veteriner forensik, dan kesadaran pelaporan masyarakat, namun pengalaman langsung penyidik dalam menangani kasus animal abuse serta penerapan metode ilmiah dalam praktik penyidikan masih terbatas. Kesimpulan: Veteriner forensik dipersepsikan sebagai metode penting dalam penanganan kasus kekerasan terhadap hewan, namun optimalisasinya memerlukan peningkatan pengalaman praktis penyidik, penguatan sistem penegakan hukum, serta kolaborasi lintas profesi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: animal abuse; kepolisian; penegakan hukum; persepsi; veteriner forensik.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 05:45
Last Modified: 20 Aug 2026 05:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57074

Actions (login required)

View Item
View Item