RAHMADANI, ALYA SALSABILA (2026) Identifikasi Parasit Saluran Cerna Bagian Bawah Burung Merpati (Columba sp.) di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar=Identification of Lower Gastrointestinal Tract Parasites in Pigeons (Columba sp.) at the Hobby Market, Panakkukang District, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221060-V3W59hXLeqpx8ARE-20260314160639.png
Download (878kB)
C031221060-1-2.pdf
Download (672kB)
C031221060-dp.pdf
Download (238kB)
C031221060-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Burung merpati (Columba sp.) merupakan salah satu jenis burung yang banyak diperdagangkan di pasar burung dan berpotensi terinfeksi parasit saluran cerna akibat kepadatan populasi, sanitasi lingkungan, serta sistem pemeliharaan yang kurang optimal. Kondisi tersebut meningkatkan risiko penularan parasit yang berdampak pada kesehatan burung dan berpotensi menyebar ke burung lain. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis parasit saluran cerna dan menentukan tingkat infeksi parasit saluran cerna pada burung merpati di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif laboratorik dengan metode total sampling. Sampel berupa feses segar burung merpati dikumpulkan dari tujuh toko di Pasar Hobi. Pemeriksaan parasit dilakukan di laboratorium menggunakan metode natif, metode apung, dan metode sedimentasi, kemudian diidentifikasi secara mikroskopis berdasarkan karakteristik morfologi telur, ookista, dan kista. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi infeksi parasit saluran cerna burung merpati sebesar 83,6% (56/67), dengan tingkat prevalensi infeksi cacing saluran cerna sebesar 76,1% (51/67) dan infeksi protozoa sebesar 52,2% (35/67). Enam spesies cacing teridentifikasi yaitu Ascaridia sp. (56,7%), Capillaria sp. (43,2%), Heterakis sp. (16,4%), Paratanaisia sp. (7,4%), Trichostrongyus sp. (4,4%), dan Oxyurid sp. (3%). Spesies protozoa teridentifikasi yaitu Eimeria sp. (49,2%), dan Entamoeba sp. (10,4%). Kesimpulan. Burung merpati yang diperdagangkan di Pasar Hobi Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar terinfeksi berbagai jenis parasit saluran cerna, sehingga diperlukan upaya peningkatan sanitasi dan manajemen pemeliharaan untuk menekan risiko penularan parasit.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Endoparasit; Manajemen pemeliharaan; Pasar burung; Prevalensi; Zoonosis |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 05:44 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 05:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57073 |
