MAWARDINI W, RINI (2026) PENGARUH PERBANDINGAN PEMBERIAN POWDER SUGAR DRESSING DAN DAUN COCOR BEBEK TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH LEUKOSIT MENCIT YANG DIBERIKAN LUKA LASERASI=THE EFFECT OF DIFFERENT PROPORTIONS OF SUGAR DRESSING POWDER AND KALANCHOE PINNATA LEAVES ON CHANGES IN LEUKOCYTE COUNTS IN MICE WITH INDUCED LACERATION WOUNDS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221046-I2nkPOqiSgWNVw61-20260227224545.jpeg
Download (76kB)
C031221046-1-2.pdf
Download (262kB)
C031221046-dp.pdf
Download (183kB)
C031221046-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 January 2028.
Download (918kB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Luka laserasi merupakan luka robek tidak beraturan yang berisiko mengalami inflamasi berkepanjangan dan infeksi. Sugar dressing memiliki efek osmotik yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri, sedangkan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) mengandung flavonoid berupa kuersetin, saponin, dan tanin yang bersifat antiinflamasi, antibakteri, serta mendukung regenerasi jaringan. Kombinasi keduanya diperkirakan memberikan efek sinergis dalam mempercepat penyembuhan luka. Tujuan. Mengetahui komposisi optimal perbandingan sugar dressing dan daun cocor bebek dalam penyembuhan luka laserasi, serta mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan perubahan jumlah leukosit pada mencit. Metode. Penelitian eksperimental in vivo menggunakan 54 ekor mencit jantan yang dibagi dalam enam kelompok (K-, K+, P1, P2, P3, P4). Luka laserasi dibuat pada punggung mencit, kemudian sediaan powder diaplikasikan setiap 12 jam selama 14 hari. Evaluasi mencakup uji fisik sediaan (kelembapan, laju alir, sudut istirahat) dan pemeriksaan leukosit pada hari ke-3, ke-7, dan ke-14 menggunakan hematology analyzer. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil. Formula 1:3 memiliki karakter fisik terbaik dengan kelembapan rendah, laju alir stabil, dan sudut istirahat terkecil serta penurunan total leukosit yang. ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p>0,05).Pola leukosit menunjukkan fluktuasi fisiologis penyembuhan luka, dengan kelompok P1 dan P2 menunjukkan penurunan jumlah total leukosit paling stabil dan cepat menuju nilai normal. Kesimpulan. Kombinasi sugar dressing dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dengan perbandingan 1:3 terbukti memberikan hasil paling optimal dalam mendukung penyembuhan luka laserasi pada mencit serta menghasilkan sediaan powder dengan karakteristik yang baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cocor Bebek; Leukosit; Luka Laserasi; Sugar Dressing |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:15 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57060 |
