HIKMAH, ANDI NAILAH NABIHAH AMELIA (2026) Evaluasi Aktivitas Anthelmintik Fenbendazole secara in vitro terhadap Ascaridia galli Pada Saluran Gastrointestinal Itik Mojosari (Anas platyrhynchos domesticus)=In vitro Evaluation of the Anthelmintic Activity of Fenbendazole against Ascaridia galli Isolated from the Gastrointestinal Tract of Mojosari Ducks (Anas platyrhynchos domesticus). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221043-KEpOiZ1MrFeqTk2f-20260313165936.jpg
Download (400kB)
C031221043-1-2.pdf
Download (363kB)
C031221043-dp.pdf
Download (182kB)
C031221043-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang Itik Mojosari merupakan itik lokal dengan produktivitas tinggi sebagai penghasil telur dan daging di Indonesia. Salah satu penyakit yang sering menyerang itik adalah kecacingan akibat Ascaridia galli. Fenbendazole sebagai antelmintik golongan benzimidazole berpotensi digunakan untuk mengendalikan infeksi cacing pada itik, namun penelitian aktivitas antelmintiknya secara in vitro masih terbatas. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antelmintik fenbendazole secara in vitro terhadap Ascaridia galli yang dikoleksi dari saluran gastrointestinal itik Mojosari (Anas platyrhynchos domesticus) berdasarkan variabel waktu paralisis, lama paralisis, dan waktu mortalitas pada berbagai konsentrasi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 72 sampel Ascaridia galli dewasa yang dikoleksi dari saluran gastrointestinal itik di Pasar Daya, Makassar pada Oktober 2025. Sampel diberi perlakuan fenbendazole dengan berbagai konsentrasi, kemudian diamati menggunakan sistem skoring. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik untuk menilai aktivitas antelmintik berdasarkan waktu paralisis, lama paralisis, dan waktu mortalitas. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenbendazole pada konsentrasi menengah mampu menyebabkan mortalitas total A. galli dalam waktu 300–330 menit (±5–5,5 jam). Secara statistik, peningkatan konsentrasi di atas 0,5 mg/mL tidak menunjukkan perbedaan efek yang bermakna pada waktu paralisis, lama paralisis, dan waktu mortalitas. Kesimpulan Fenbendazole memiliki aktivitas antelmintik secara in vitro terhadap A. galli pada itik Mojosari. Konsentrasi 0,5 mg/mL menunjukkan respons yang paling konsisten secara in vitro terhadap waktu paralisis, memperpendek lama paralisis, dan mempercepat waktu mortalitas cacing A. galli dewasa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aktivitas, Ascaridia galli, fenbendazole, in vitro, itik, konsentrasi |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:05 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57057 |
