Efek Pemberian Ekstrak Buah Markisa (Passiflora edulis) Terhadap Histomorfometri Dan Spermatogenesis Testis Mencit (Mus musculus, L.)=The Effect of Passion Fruit (Passiflora edulis) Extract Administration on Testicular Histomorphometry and Spermatogenesis in Mice (Mus musculus, L.)


IRIANI, ANNISA (2026) Efek Pemberian Ekstrak Buah Markisa (Passiflora edulis) Terhadap Histomorfometri Dan Spermatogenesis Testis Mencit (Mus musculus, L.)=The Effect of Passion Fruit (Passiflora edulis) Extract Administration on Testicular Histomorphometry and Spermatogenesis in Mice (Mus musculus, L.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221034-vuh8GBwo7zxLSOYd-20260313222434.jpg

Download (300kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221034-1-2.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221034-dp.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221034-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Buah markisa (Passiflora edulis) merupakan sumber flavonoid yang potensial dengan kandungan yang tinggi, serta senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan dengan potensi mendukung dan mempertahankan fungsi testis. Pemahaman struktur histologi testis dan proses spermatogenesis sangat penting dalam mendukung fungsi reproduksi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah markisa terhadap histomorfometri dan spermatogenesis testis mencit (Mus musculus L.). Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain post-test only control group design. Sebanyak 24 ekor mencit jantan berumur 2–3 bulan dengan berat badan 20–30 gram dibagi secara acak ke dalam empat kelompok, yaitu satu kelompok kontrol (K) dan tiga kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak buah markisa dengan dosis 100 mg/kgBB (P1), 200 mg/kgBB (P2), dan 400 mg/kgBB (P3) secara oral selama 28 hari. Setelah perlakuan, jaringan testis diambil dan dibuat preparat histologi dengan pewarnaan Hematoxylin–Eosin (H&E). Parameter yang diamati meliputi diameter tubulus seminiferus, skoring Johnsen, dan indeks spermatogenik. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah markisa menyebabkan peningkatan diameter tubulus seminiferus secara signifikan serta menunjukkan perbedaan bermakna pada skoring Johnsen dibandingkan kelompok kontrol, sedangkan indeks spermatogenik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan. Kesimpulan. Ekstrak buah markisa berpengaruh positif terhadap aktivitas spermatogenesis dan gambaran histologi testis mencit tanpa menurunkan kelengkapan sel spermatogenik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: buah markisa; histomorfometri testis; mencit; score Johnsen; spermatogenesis
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:56
Last Modified: 20 Aug 2026 02:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57052

Actions (login required)

View Item
View Item