RAMADHAN, A.MUH.DZAKY WAGINDRA (2026) TINJAUAN HUKUM INTERNASIONAL TERHADAP PERDAGANGAN ORANG DALAM PROGRAM KERJA MUSIMAN MAHASISWA INDONESIA DI JERMAN ‘FERIENJOB’ BERDASARKAN PROTOKOL PALERMO = INTERNATIONAL LEGAL REVIEW OF HUMAN TRAFFICKING IN INDONESIAN STUDENTS’ SEASONAL WORK IN GERMANY ‘FERIENJOB’ UNDER PALERMO PROTOCOL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011221351-1GwHBWzckqFEKPLl-20260312153233.jpg
Download (278kB)
B011221351-1-2.pdf
Download (425kB)
B011221351-dp.pdf
Download (216kB)
B011221351-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (872kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Perdagangan orang memanfaatkan celah regulasi dalam program kerja mahasiswa lintas negara, khususnya ketika kerja musiman dikemas sebagai kegiatan akademik. Dalam kasus Ferienjob di Jerman, mahasiswa Indonesia direkrut sebagai “magang akademik”, padahal secara hukum diklasifikasikan sebagai pekerjaan musiman. Ketidaksesuaian ini menimbulkan celah antara rezim pendidikan dan ketenagakerjaan di Indonesia, melemahkan pengawasan serta perlindungan hukum. Pola rekrutmen melalui perantara, biaya tidak transparan, dan asimetri informasi menunjukkan indikasi penipuan dan penyalahgunaan posisi rentan sebagaimana dirumuskan dalam Protokol Palermo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis tantangan hukum Indonesia dalam mengimplementasikan Protokol Palermo untuk melindungi mahasiswa dalam skema kerja/magang yang disamarkan sebagai kegiatan akademik, serta mengkaji tanggung jawab Indonesia dan Jerman dalam kasus Ferienjob. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui analisis instrumen hukum internasional serta peraturan perundang undangan Indonesia dan Jerman yang relevan. Hasil: Ditemukan adanya fragmentasi regulasi, ketidakjelasan klasifikasi antara program akademik dan hubungan kerja, serta lemahnya mekanisme due diligence terhadap perantara. Pengawasan administratif belum optimal. Jerman sebagai negara tujuan juga memiliki kewajiban kehati-hatian berdasarkan Protokol Palermo. Kesimpulan: Diperlukan harmonisasi hukum nasional, penegasan batas normatif antara kegiatan akademik dan kerja berupah, penguatan pengawasan perantara, serta kerja sama bilateral Indonesia–Jerman guna mencegah skema kerja mahasiswa berkembang menjadi praktik eksploitasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | eksploitasi tenaga kerja, mahasiswa, perdagangan orang, Protokol Palermo, kerja musiman. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 02:25 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57041 |
