ALHAM, NAYLA NAZHIFAH (2026) PROFIL RISIKO PENULARAN PENYAKIT Bovine tuberculosis (bTB) PADA SAPI PERAH DI KECAMATAN CENDANA, KABUPATEN ENREKANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN=RISK PROFILE OF Bovine Tuberculosis (bTB) TRANSMISSION IN DAIRY CATTLE IN CENDANA DISTRICT, ENREKANG REGENCY, SOUTH SULAWESI PROVINCE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221030-fHhRyKvbONkigAIs-20260310110643.jpg
Download (396kB)
C031221030-1-2.pdf
Download (363kB)
C031221030-dp.pdf
Download (162kB)
C031221030-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Bovine tuberculosis (bTB) merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Mycobacterium bovis dan masih menjadi ancaman bagi peternakan sapi perah serta kesehatan masyarakat. Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, merupakan salah satu wilayah pengembangan sapi perah di Sulawesi Selatan yang memiliki kondisi lapangan dengan keberadaan faktor yang berpotensi berperan dalam penularan bTB. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil risiko yang berpeluang menjadi penularan Bovine tuberculosis (bTB) pada sapi perah di Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terhadap 31 peternak sapi perah dengan teknik sensus. Variabel yang diteliti meliputi karakteristik ternak, kesehatan ternak, manajemen kandang, kontak peternak dengan ternak, pengetahuan peternak, dan pengelolaan limbah. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung frekuensi dan persentase. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek dalam profil risiko penularan Bovine tuberculosis (bTB) pada peternakan sapi perah di Kecamatan Cendana berada pada kategori berpeluang penularan, terutama pada aspek karakteristik ternak, kesehatan ternak, manajemen kandang, pengetahuan peternak, dan pengelolaan limbah, sedangkan aspek kontak peternak dengan ternak termasuk kategori kurang berpeluang penularan. Kesimpulan. Peternakan sapi perah di Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang didominasi oleh kondisi berpeluang penularan, yang ditunjukkan oleh aspek karakteristik ternak, kesehatan ternak, manajemen kandang, pengetahuan peternak, dan pengelolaan limbah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bovine tuberculosis; profil risiko; sapi perah; zoonosis. |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 02:08 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57038 |
