Penilaian Kesejahteraan Hewan pada Burung Merak Hijau (Pavo muticus) di Lembaga Konservasi Kabupaten Gowa=Animal Welfare Assessment of Green Peacocks (Pavo muticus) at the Gowa Regency Conservation Institute


YUSRIL, MUH. (2026) Penilaian Kesejahteraan Hewan pada Burung Merak Hijau (Pavo muticus) di Lembaga Konservasi Kabupaten Gowa=Animal Welfare Assessment of Green Peacocks (Pavo muticus) at the Gowa Regency Conservation Institute. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221026-reB64ygYCaXu7z0q-20260306170850.png

Download (883kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221026-1-2.pdf

Download (350kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221026-dp.pdf

Download (58kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221026-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Burung merak hijau (Pavo muticus) merupakan satwa dilindungi yang populasinya terus menurun akibat kerusakan habitat dan perburuan. Salah satu upaya pelestarian dilakukan melalui penangkaran di lembaga konservasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat kesejahteraan burung merak hijau di Citra Satwa Celebes (CSC), Lembaga Konservasi Kabupaten Gowa. Metode. Penilaian dilakukan secara semi-kuantitatif berdasarkan prinsip lima kebebasan hewan: bebas dari rasa lapar dan haus; bebas dari ketidaknyamanan lingkungan; bebas dari rasa nyeri, penyakit, dan cedera; bebas dari rasa takut dan menderita; serta bebas untuk berperilaku alami. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola, dan pengukuran lingkungan kandang. Hasil. Penilaian kesejahteraan burung merak hijau yang berada di penangkaran CSC memperoleh nilai 100,5 pada aspek bebas dari rasa lapar dan haus, 52,4 pada aspek bebas dari ketidaknyamanan lingkungan, 65,2 pada aspek bebas dari rasa nyeri, penyakit, dan cedera, 42,45 pada aspek bebas dari rasa takut dan menderita, dan 59,4 pada aspek bebas untuk berperilaku alami. Hasil implementasi kesejahteraan burung merak hijau dalam penangkaran CSC mendapatkan rata-rata nilai terbobot sebesar 63,99. Kesimpulan. Penerapan kesejahteraan burung merak hijau di CSC telah berjalan cukup baik namun masih memerlukan peningkatan, terutama pada aspek lingkungan, kesehatan, dan manajemen stres satwa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola lembaga konservasi serta menjadi referensi dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan keberhasilan konservasi burung merak hijau.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kesejahteraan; hewan; merak; burung
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 20 Aug 2026 01:35
Last Modified: 20 Aug 2026 01:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57031

Actions (login required)

View Item
View Item