PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI TESTIS DAN HEMATOLOGI MENCIT (Mus musculus L.)=THE EFFECTS OF BETEL LEAF EXTRACT (Piper betle L.) ADMINISTRATION ON TESTIS HISTOPATHOLOGY AND HEMATOLOGY IN MICE (Mus musculus L.)


WIDYANINGRUM, DELLINA RENATHA (2026) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI TESTIS DAN HEMATOLOGI MENCIT (Mus musculus L.)=THE EFFECTS OF BETEL LEAF EXTRACT (Piper betle L.) ADMINISTRATION ON TESTIS HISTOPATHOLOGY AND HEMATOLOGY IN MICE (Mus musculus L.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221025-3WNwJZGpRVtoqmhQ-20260314150549.jpeg

Download (59kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221025-1-2.pdf

Download (662kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221025-dp.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C031221025-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Infertilitas jantan dapat dipengaruhi oleh paparan senyawa bioaktif dari tanaman herbal yang berpotensi mengganggu struktur dan fungsi testis. Daun sirih (Piper betle L.) diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, namun pengaruhnya terhadap jaringan testis masih perlu dikaji secara mendalam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirih terhadap gambaran histopatologi testis mencit (Mus musculus). Metode. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik menggunakan 27 ekor mencit jantan yang dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan dosis 200 mg/kgBB, dan kelompok perlakuan dosis 400 mg/kgBB. Ekstrak daun sirih diberikan secara oral selama 30 hari. Parameter yang diamati meliputi gambaran histopatologi testis, jumlah sel Leydig, serta parameter hematologi berupa jumlah leukosit, eritrosit, dan trombosit. Hasil. Pemberian ekstrak daun sirih menyebabkan perubahan histopatologi testis berupa perenggangan susunan sel spermatogenik, penurunan kepadatan sel, serta kerusakan tubulus seminiferus yang semakin berat seiring peningkatan dosis. Jumlah sel Leydig mengalami penurunan yang signifikan pada kelompok perlakuan, terutama pada dosis 400 mg/kgBB, sedangkan parameter hematologi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan dan masih berada dalam kisaran normal. Kesimpulan. Ekstrak daun sirih memiliki potensi toksisitas testikuler yang bersifat dosis-dependent terhadap struktur histologis testis mencit tanpa disertai gangguan hematologis sistemik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: histopatologi testis; sel Leydig; spermatogenesis; daun sirih; toksisitas reproduksi; mencit jantan
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 20 Aug 2026 01:34
Last Modified: 20 Aug 2026 01:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57029

Actions (login required)

View Item
View Item