APRILIA, EKA (2026) Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus L.) Setelah Pemberian Ekstrak Buah Markisa (Passiflora edulis)=Spermatozoa Quality of Mice (Mus musculus L.) After Administration of Passion Fruit (Passiflora edulis) Extract. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221016-w6sIk39ESpRvX5rK-20260316095735.jpg
Download (161kB)
C031221016-1-2.pdf
Download (417kB)
C031221016-dp.pdf
Download (182kB)
C031221016-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kualitas spermatozoa dapat dinilai dengan melihat parameter motilitas, konsentrasi, dan morfologinya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas spermatozoa adalah dengan pemberian senyawa bioaktif. Buah markisa memiliki kandungan senyawa bioaktif berupa flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan kualitas spermatozoa. Senyawa ini mampu melindungi sel germinal testis dari kerusakan yang dapat menghambat proses spermatogenesis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah markisa (Passiflora edulis) terhadap kualitas spermatozoa mencit berdasarkan parameter motilitas, konsentrasi, dan morfologi spermatozoa. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 24 ekor mencit (Mus musculus L.) sebagai sampel yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu, diantaranya satu kelompok kontrol dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak yang berbeda yaitu 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB dan 400 mg/kg BB diberikan selama 28 hari dan dilakukan pengamatan kualitas spermatozoa dengan menggunakan mikroskop. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan setelah pemberian ekstrak buah markisa terjadi peningkatan parameter persentase motilitas dan hasil yang lebih baik pada dosis rendah, namun secara statistik tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Pada parameter konsentrasi dan penurunan pada morfologi abnormal dengan dosis yang lebih tinggi menunjukkan hasil yang lebih baik walaupun secara statistik pada parameter konsentrasi menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Namun, secara statistik pada parameter morfologi abnormal menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan. Kesimpulan. Pemberian ekstrak buah markisa (Passiflora edulis) berpengaruh terhadap motilitas, konsentrasi, dan morfologi spermatozoa mencit (Mus musculus L.).
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | buah markisa; ekstrak; flavonoid; mencit; spermatozoa |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 05:25 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 05:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/57007 |
