Evaluasi Manajemen Pemeliharaan Tikus Wistar (Rattus Novergicus) Ditinjau Dari Aspek Animal welfare : Bebas Dari Rasa Takut dan Stres = Evaluation of Wistar Rat (Rattus norvegicus) Maintenance Management Based on Animal welfare Aspect: Freedom from Fear and Distress


YUSRAN, MUHAMMAD WAHYUDI (2026) Evaluasi Manajemen Pemeliharaan Tikus Wistar (Rattus Novergicus) Ditinjau Dari Aspek Animal welfare : Bebas Dari Rasa Takut dan Stres = Evaluation of Wistar Rat (Rattus norvegicus) Maintenance Management Based on Animal welfare Aspect: Freedom from Fear and Distress. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C031221003-yLW2cPmCrFHBkvX9-20260303232703.png

Download (249kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C031221003-1-2.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C031221003-dp.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C031221003- fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Penggunaan tikus Wistar dalam penelitian biomedis menuntut perhatian terhadap aspek kesejahteraan hewan, khususnya prinsip kebebasan dari rasa takut dan stres. Kondisi pemeliharaan yang tidak memadai dapat menyebabkan stres fisiologis yang mempengaruhi parameter biokimia dan perilaku. Tujuan. Mengetahui pengaruh penerapan aspek Animal welfare dalam manajemen pemeliharaan hewan laboratorium terhadap BUN, kreatinin, serta perilaku (center time OFT) tikus Wistar (Rattus norvegicus). Metode. Penelitian eksperimental menggunakan 24 ekor tikus Wistar yang dibagi dalam delapan kelompok (K1-K8) dengan tiga variabel perlakuan berbeda yaitu manajemen kandang, lingkungan dan nutrisi. Pengamatan dilakukan selama tiga minggu dengan pengukuran berat badan, BUN dan kreatinin, serta center time OFT, dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Hasil. Kelompok K3 dengan kondisi optimal menunjukkan kadar BUN dan kreatinin terendah (20,50 ± 0,70 mg/dL dan 0,35 ± 0,07 mg/dL), serta center time tertinggi (183 detik pada minggu ke-3). Sebaliknya, kelompok K7 menunjukkan kadar BUN tertinggi (30,50 ± 1,29 mg/dL), dan center time terendah (93,3 detik). Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) pada semua parameter antar kelompok, serta uji regresi linear menunjukkan faktor nutrisi dan lingkungan menjadi parameter yang memengaruhi kadar bun, kreatinin dan OFT. Kesimpulan. Penerapan prinsip animal welfare khususnya kebebasan dari rasa takut dan stres berpengaruh signifikan terhadap parameter fisiologis (berat badan, BUN, kreatinin) dan perilaku (center time) tikus Wistar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Animal welfare, BUN, Kreatinin, Manajemen Pemeliharaan, Open Field Test, Tikus wistar
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 19 Aug 2026 00:34
Last Modified: 19 Aug 2026 00:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56985

Actions (login required)

View Item
View Item