DEDY, DEDY (2026) Analisis Daya Dukung Wilayah Hulu Daerah Aliran Sungai (Das) Saddang Dari Aspek Sosial Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Carrying Capacity Analysis of the Upstream Saddang Watershed from the Socio-Economic Perspective of Forest-Adjacent Communities. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
M012221003-y9sxPvZazFqHG84t-20260420144916.png
Download (183kB)
M012221003-1-2.pdf
Download (653kB)
M012221003-dp.pdf
Download (120kB)
M012221003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang merupakan DAS strategis di Sulawesi Selatan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan penghidupan masyarakat. Namun, tekanan pemanfaatan lahan, deforestasi, serta keterbatasan kapasitas sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat berpotensi menurunkan daya dukung DAS, khususnya di wilayah hulu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung DAS dari aspek sosial-ekonomi, menilai kerentanan masyarakat, serta merumuskan strategi pengelolaan hulu DAS yang berkelanjutan. Metode. Penelitian dilakukan di Desa Latimojong, Sesesalu, dan Sapan Kua-Kua dengan sampel 87 rumah tangga petani anggota kelompok perhutanan sosial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan FGD, serta dianalisis secara deskriptif, penilaian daya dukung menggunakan metode skoring dan pembobotan mengacu pada Permenhut P .61/Menhut-II/2014, analisis kerentanan berdasarkan kerangka IPCC, serta gap analysis dalam perumusan strategi. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga petani berada pada usia produktif, berpendidikan menengah, dan memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pertanian. Rata-rata pendapatan rumah tangga sebesar Rp23,7 juta per tahun, dengan 71% berasal dari kawasan hutan. Daya dukung sosial-ekonomi hulu DAS Saddang tergolong sangat baik. Namun, tingkat kerentanan masyarakat berada pada kategori sedang hingga tinggi akibat paparan perubahan iklim, ketergantungan pada komoditas utama, dan kapasitas adaptif yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara capaian daya dukung pada skala DAS dan ketahanan sosial-ekonomi pada tingkat rumah tangga. Oleh karena itu, pengelolaan hulu DAS perlu diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan peran kelembagaan perhutanan sosial, diversifikasi penghidupan, serta kolaborasi multipihak.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daya Dukung DAS; Kerentanan; Pengelolaan DAS berkelanjutan; Perhutanan Sosial; Sosial-Ekonomi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 00:47 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 00:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56984 |
