NATASHA, AISHA SHENDY (2026) Resistensi Antibiotik Amoksisilin Pada Vibrio Sp. Isolat Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Pasar Ritel dan Tambak Budidaya = Amoxicillin Antibiotic Resistance in Vibrio Sp. Isolates of White Shrimp (Litopenaeus Vannamei) in Retail Markets and Aquaculture Ponds. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031221001-M9reqgQai4hWPVNT-20260314161825.jpeg
Download (247kB)
C031221001-1-2.pdf
Download (138kB)
C031221001-dp.pdf
Download (58kB)
C031221001-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2028.
Download (20MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun rentan terhadap infeksi bakteri Vibrio sp. Pengendalian infeksi umumnya menggunakan antibiotik, termasuk amoksisilin. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi bakteri, menurunkan mutu produk, serta meningkatkan risiko terhadap keamanan pangan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Vibrio sp. serta mengevaluasi tingkat resistensinya terhadap antibiotik amoksisilin pada udang vaname yang berasal dari tambak dan supermarket di Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian eksperimental kuantitatif dilakukan terhadap 90 sampel udang vaname dari tambak dan supermarket. Isolasi dan identifikasi Vibrio sp. dilakukan menggunakan media Thiosulfate Citrate Bile Salt Sucrose (TCBS) dan pewarnaan Gram. Uji resistensi amoksisilin dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar. Diameter zona hambat diukur dan diinterpretasikan berdasarkan standar Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Chi- square dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar isolat Vibrio sp. masih sensitif terhadap amoksisilin (81,3%), sementara isolat kategori intermediet sebesar 4,4% dan resisten sebesar 14,3%. Isolat yang berasal dari tambak menunjukkan proporsi resistensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan isolat dari supermarket. Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara asal sampel dan tingkat resistensi terhadap amoksisilin (p<0,05). Kesimpulan. Vibrio sp. yang diisolasi dari udang vaname menunjukkan adanya resistensi terhadap amoksisilin, khususnya pada isolat yang berasal dari tambak. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik dalam budidaya udang perlu dilakukan secara bijak dan terkontrol untuk mencegah peningkatan resistensi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Amoksisilin, Resistensi antibiotik, Udang vaname, Vibrio sp |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 00:32 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 00:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56983 |
