ZUHRY, NAILATUL ILMI (2026) Analisis Psychosocial Development Theory sebagai Upaya Konstruksi Strategi Pemberantasan Jaringan Narkoba Berdasarkan Prinsip Hak Asasi Manusia = Analysis of Psychosocial Development Theory to Construct Strategies for Combating Drug Networks Based on Human Rights Principles. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011221149-3VWgL4SMrvJ5UOFD-20260220131246.jpg
Download (336kB)
B011221149-1-2.pdf
Download (172kB)
B011221149-dp.pdf
Download (133kB)
B011221149-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 February 2028.
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Peningkatan kasus peredaran gelap narkoba yang signifikan menuntut adanya evaluasi mendalam terhadap faktor internal pelaku. Pendekatan kriminologis yang meninjau aspek kegagalan perkembangan psikososial individu menjadi krusial untuk mengungkap akar permasalahan yang mendorong seseorang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan perkembangan psikososial sebagai faktor kriminogen pada pengedar narkoba serta mengonstruksi model pembinaan yang efektif dan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, menggunakan sumber data wawancara mendalam terhadap warga binaan dan Focus Group Disucussion, serta di analisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) Keterlibatan pelaku dalam peredaran gelap narkoba didorong oleh lima bentuk life traps akibat kegagalan perkembangan psikososial; (2) Strategi penegakan hukum meliputi upaya preventif, represif, dan rehabilitatif, namun pelaksanaannya terhambat oleh kendala struktural, operasional, dan sosial-kultural; (3) Model pembinaan psikososial yang dikonstruksi meliputi strategi preventif untuk penguatan kepribadian sejak dini dan strategi represif yang berorientasi pada pemulihan martabat serta reintegrasi sosial yang humanis. Kesimpulan: Penanggulangan tindak pidana narkotika memerlukan intervensi psikologis mendalam melalui model pembinaan terintegrasi yang menyasar akar masalah psikososial pelaku. Implementasi strategi preventif dan represif yang tepat sasaran diharapkan mampu memutus rantai peredaran gelap narkoba secara berkelanjutan sesuai prinsip HAM.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Kriminogen; Hak Asasi Manusia; Peredaran Gelap Narkoba; Psikososial. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 05:34 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 05:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56965 |
