ARDIYANTO, GUN GUN RICO (2025) PERBANDINGAN EFEK EKSTRAK GINKGO BILOBA DAN BUAH MERAH TERHADAP DENSITAS SEL GANGLION RETINA PADA KELINCI MODEL GLAUKOMA TEKANAN NORMAL = COMPARISON EFFECT OF GINKGO BILOBA AND RED FRUIT EXTRACT ON RETINAL GANGLION CELLS DENSITY IN RABBIT MODEL OF NORMAL TENSION GLAUCOMA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C025221003-SyozYEnWRqHUXF7G-20260203143323.jpg
Download (314kB)
C025221003-1-2.pdf
Download (1MB)
C025221003-dp.pdf
Download (733kB)
C025221003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 September 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek neuroprotektif Ekstrak Ginkgo Biloba (EGB) dan Ekstrak Buah Merah (EBM), baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi, terhadap densitas sel ganglion retina (retinal ganglion cells/RGC) pada kelinci model glaukoma tekanan normal (normal tension glaucoma/NTG). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain randomized post-test only control group. Subjek penelitian adalah 25 ekor kelinci jantan (Oryctolagus cuniculi) yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol glaukoma (A), kelompok kombinasi EGB dan EBM (B), kelompok EGB (C), kelompok EBM (D), dan kelompok kontrol normal (E). Pemberian EGB dosis 100 mg/kgbb dan EBM dosis 1,5 ml/kgbb dilakukan secara oral selama 14 hari sebelum induksi glaukoma. Induksi NTG dilakukan dengan metode optic nerve crush melalui penjepitan nervus optik selama 30 detik. Enukleasi bola mata dilakukan 24 jam setelah induksi glaukoma. Evaluasi densitas RGC sentral dan perifer dilakukan melalui pemeriksaan histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai berdasarkan distribusi data. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna densitas sel ganglion retina antar kelompok perlakuan. Kelompok kombinasi EGB dan EBM (kelompok B) menunjukkan densitas RGC tertinggi dan paling mendekati kelompok kontrol normal, diikuti oleh kelompok EGB (C), kelompok EBM (D), dan kelompok kontrol glaukoma (A) sebagai kelompok dengan densitas RGC terendah. Pemberian EGB dan EBM, baik sebagai terapi tunggal maupun kombinasi, terbukti memberikan efek proteksi terhadap RGC berdasarkan pemeriksaan histopatologi, dengan efektivitas terbaik pada terapi kombinasi. Kesimpulan : Pemberian ekstrak ginkgo biloba dan ekstrak buah merah memiliki efek neuroprotektif terhadap sel ganglion retina pada kelinci model glaukoma tekanan normal. Terapi kombinasi EGB dan EBM menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan terapi tunggal dalam mempertahankan densitas RGC, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen neuroprotektor pada glaukoma.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Glaukoma, efek ekstrak ginkgo biloba, efek ekstrak buah merah, densitas sel ganglion retina |
| Subjects: | R Medicine > RE Ophthalmology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Mata |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 05:29 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 05:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56962 |
